Google Advertisement Below

Bernostalgia! Ini 4 Wisata Sejarah di Kota Semarang

Bernostalgia! Ini 4 Wisata Sejarah di Kota Semarang-Net-Net

BACA JUGA:Mengenal 7 Tradisi Budaya Suku Besemah

2. Lawang Sewu

Lawang Sewu dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda, dari 27 Februari 1904 sampai 1 Juli 1907.

Bangunan ini didirikan untuk Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api Swasta (Het Hoofdkantoor van de Nederlansch Indische Spoorweg Maatscappij-NIS).

Bangunan ini untuk mengakomodir jalur kereta api yang menghubungkan Semarang-Solo-Yogyakarta sepanjang 206 km oleh NIS.

Pembangunan jalur kereta api ini untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertanian dari daerah Kraton Solo dan Yogyakarta ke Semarang.

Jalur kereta api menggantikan pedati Alasan pembangunan kantor karena NIS semakin berkembang serta bertambahnya pegawai.

Oleh karena itu diputuskan, membangun kantor administratif di Kota Semarang. Lokasinya berada di ujung Jalan Pemuda, Semarang.

Perencaaan pembangunan dipercayakan Prof. F. Klinkhamerdan B.J. Ouendag di Amsterdam. Lawang sewu juga sebagai bukti sejarah perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Bangunan pertama yang didirikan adalah rumah penjaga (gedung D) dan percetakan (gedung C) sebagai bangunan direksi.

Bangunan utama (gedung A) menunggu perbaikan tanah dan mengganti dengan lapisan pasir volkanis. Pada 1 Juli 1907, gedung A, gedung C, gedung D, dan Gedung G selesai dibangun.

Gedung B dibangun pada 1916 dengan menggunakan konstruksi beton bertulang dan selesai pada awal 1918.

BACA JUGA:Kelezatan Turki, Memahami Makna Baklava dalam Tradisi Turki

BACA JUGA:Sistem Kasta! 7 Kebudayaan Terkenal di India

3. Tugu Muda

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google