Bernostalgia! Ini 4 Wisata Sejarah di Kota Semarang
Bernostalgia! Ini 4 Wisata Sejarah di Kota Semarang-Net-Net
Tugu Muda dibangun untuk mengenang pengobanan rakyat atas pertempuran lima hari di Semarang.
Tugu dibangun di tengah alun-alun Semarang dan diberi nama Tugu Muda pada 28 Oktober 1945.
Tidak lama berdiri, tugu itu dibongkar tentara Belanda yang tergabung dalam NICA (Nederlandsch Indie Civil Administratie) dan RAPWI (Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees).
Pembangunan ulang Tugu Muda berlangsung pada 1950.
Pembangunan atas inisiatif anggota eks Angkatan Muda, seperti Martadi, Suroso, A. Djaja, Suwarno, Tjipto Salim, dan Letnan Kolonel Sudiarto.
Lalu, pembangunan Tugu Muda membentuk panitia yang diketuai Walikota Semarang ke tiga, yaitu RM.Hadisoebeno Sasrowerdoyo.
Tugu Muda baru dibangun di Simpang Lima yang berada di depan kantor Devisi Diponegoro. Tugu dibangun pada Mei 1952.
BACA JUGA:Pantangan Menikah Dengan Satu Marga! Mengulik 7 Fakta Kebudayaan Suku Batak
BACA JUGA:Ritual Pengorbanan Manusia Yang sangat Brutal! Ini 7 Fakta Mengerikan Suku Maya
4. Sam Poo Kong Klenteng
Sam Poo Kong berawal ketika armada Zheng He merapat di pantai Simongan, Semarang. Hal ini karena, juru mudinya, Wang Jing Hong, sakit keras.
Lalu sebuah batu digunakan untuk istirakat Zheng He dan mengobati Wang Jing Hong.
Saat juru mudi menyembuhkan diri, Zheng He melanjutkan perjalanan pelayaran ke timur untuk menuntaskan misi perdamaian dan perdagangan keramik serta rempah-rempah.
Selama di Simongan, Wang memimpin anak buahnya menggarap lahan, membangun rumah dan bergaul dengan penduduk setempat.
Lingkungan gua menjadi berkembang dan makmur karena aktivitas dagang dan pertanian.