Cuci Uang
Cuci Uang --Tomy/Pagaralampos
Keluarga dan kerabat Febrie Adriansyah memang punya banyak perusahaan. Sedikitnya ada 12 perusahaan. Besar-besar. Ada yang omsetnya 1,5 triliun.
Awalnya perusahaan-perusahaan itu lebih banyak atas nama Don Ritto. Secara hukum itu miliknya. Bukan milik Febrie. Ada pula yang dimiliki bersama antara Don dan Nurman Herin.
BACA JUGA:DKPP Pagar Alam Genjot Benih Ikan Unggul, Targetkan PAD Meningkat
Lama-lama nama anak kedua Febrie Adriansyah masuk ke jajaran komisaris. Namanya: Kheysan Farrandie. Yakni setelah anak ini berumur 21 tahun.
Lalu menyusul nama anak pertamanya masuk ke perusahaan. Namanya: Aga Adrian Haitara.
Dalam laporannya ke Mabes Polri Ketua Masyarakat Sipil Anti Korupsi, Ronald Loblobly mengatakan "dugaan saya semua perusahaan itu milik Febrie Adriansyah".
BACA JUGA: Pemerintah Matangkan Persiapan Haji 2027, Fokus Biaya dan Layanan Jemaah
Don Ritto, Anda sudah tahu: sekampung dengan Febrie Adriansyah. Sesama alumnus fakultas hukum Universitas Jambi.
Febrie angkatan 1986.
Don angkatan 1989.
Keduanya juga aktif sebagai pengurus alumni Unja. Febrie sebagai ketua dewan pembina. Don sebagai bendahara.
Awalnya dua orang itu tidak terlihat dekat. "Mereka menjadi dekat setelah Don pindah ke Bandung," tulis wartawan Jambi Ekspress Rio Andrefami, Hahiz Alatas dan Bakar untuk Disway.
Awalnya Don membuka kantor pengacara di Jambi: Don Ritto Law Firm. Setelah istri dan anaknya meninggal Don pindah ke Bandung. Jadi pengacara di Bandung.