Pagar Alam Jadi Tuan Rumah Temu Pendidik Nusantara XIII
AUDIENSI: Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Pagar Alam ketika audiensi dengan Wakil Walikota Pagaralam.--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Pagar Alam. Untuk pertama kalinya, Kota Pagar Alam dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII, sebuah agenda nasional bergengsi yang mempertemukan para guru, kepala sekolah, pemerhati pendidikan, hingga berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia.
Kepercayaan ini menjadi pencapaian istimewa karena Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Pagar Alam menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Sumatera Selatan yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan pendidikan berskala nasional tersebut.
Koordinator Daerah Penyelenggara TPN XIII, Randi Trive Deansya, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas penunjukan Kota Pagar Alam sebagai lokasi penyelenggaraan acara yang telah menjadi wadah inspiratif bagi para pendidik di Indonesia.
Menurut Randi, Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan para insan pendidikan untuk saling berbagi pengalaman, praktik baik, dan inovasi pembelajaran yang telah diterapkan di berbagai daerah.
BACA JUGA:Kuasa Tambang
“Temu Pendidik Nusantara merupakan kegiatan nasional yang bertujuan menjadi wadah berbagi praktik baik dan inovasi dalam dunia pendidikan,” ujar Randi.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan TPN XIII dilaksanakan oleh Guru Belajar Foundation (Yayasan Guru Belajar) bersama Komunitas Guru Belajar Nusantara, dengan dukungan berbagai mitra strategis yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.
“Yang menjadi penyelenggara adalah Guru Belajar Foundation bersama Komunitas Guru Belajar Nusantara.
Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai mitra strategis seperti Ikatan Guru Indonesia (IGI), Kampus Pemimpin Murid, Kampus Guru Cikal, serta berbagai Dinas Pendidikan di daerah,” jelasnya.
BACA JUGA:Tidak Loyal Bekerja, Silakan Mundur
Dukungan dari berbagai organisasi pendidikan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru, TPN juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring profesional antarpendidik sehingga berbagai ide dan inovasi dapat berkembang lebih luas.
Randi menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dilakukan secara individual. Dibutuhkan ruang kolaborasi yang memungkinkan para guru saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.