Google Advertisement Below

Tim Geypens Tegaskan Loyalitas untuk Timnas Indonesia

Tim Geypens Tegaskan Loyalitas untuk Timnas Indonesia--net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Nama Tim Geypens sempat menjadi sorotan publik setelah muncul kabar yang menyebut dirinya ingin kembali menjadi Warga Negara Belanda.

Isu tersebut berkembang cepat di berbagai media, terutama setelah wawancara pasca pertandingan bersama klubnya di Belanda. Namun, sang pemain akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi tegas.

Pemain yang kini memperkuat FC Emmen itu baru saja kembali merumput setelah sempat absen dalam empat pertandingan akibat masalah izin kerja.

Kesempatan tampil datang saat timnya menghadapi RKC Waalwijk dalam lanjutan pekan ke-36 Liga 2 Belanda musim 2025-2026, Sabtu (11/4/2026) dini hari WIB.

BACA JUGA:2027, Belanja Pegawai Dibatasi

Dalam laga tersebut, Geypens tidak tampil sebagai starter, melainkan masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama 22 menit.

Meski FC Emmen harus menelan kekalahan telak 0-5, kehadiran Geypens tetap menjadi perhatian, terutama karena ini adalah penampilan perdananya setelah absen cukup lama.

Usai pertandingan, Geypens menjalani sesi wawancara dengan media Belanda. Sayangnya, beberapa pernyataannya diduga mengalami kesalahan penerjemahan.

Hal inilah yang kemudian memicu kesalahpahaman di sejumlah media di Indonesia, yang mengabarkan bahwa ia ingin kembali menjadi warga negara Belanda sepenuhnya.

BACA JUGA:Polres Gercep Bubarkan Balap Liar

Menanggapi kabar yang semakin liar, Geypens langsung memberikan klarifikasi melalui akun @futboll.indonesiaa. Ia dengan tegas membantah kabar tersebut dan menegaskan komitmennya untuk tetap membela Indonesia.

“Saya mendapat beberapa pesan yang mengatakan saya ingin menjadi orang Belanda sepenuhnya lagi dan bukan orang Indonesia, tetapi ini tidak benar! Saya sangat ingin terus bermain sepakbola untuk Indonesia dan mewakili negara yang indah,” ungkap Geypens.

Tak hanya itu, pemain yang bisa beroperasi sebagai fullback dan winger kiri ini juga menjelaskan bahwa kemungkinan besar terjadi kesalahan dalam penerjemahan wawancara yang beredar.

BACA JUGA:Solusi Nyata Untuk Petani

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google