Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat
Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat--Pagaralam Pos
*Pemkot Pagar Alam Gelar Gerakan Pangan Murah
KORANPAGARALAMPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kembali meluncurkan ‘Gerakan Pangan Murah (GPM)’ untuk periode Juli hingga Desember 2025.
Program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menstabilkan pasokan dan harga pangan, khususnya beras, guna menekan laju inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.
GPM resmi dimulai pada Senin, 4 Agustus 2025, dengan titik pelaksanaan pertama di Pasar Terminal Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Program ini akan digelar secara bergilir di lima kecamatan se-Kota Pagar Alam.
BACA JUGA:Lapas Kelas III Pagar Alam Gelar Rapat Persiapan HUT RI ke-80
Dalam kegiatan ini, beras SPHP kualitas medium dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp59.000 per 5 kilogram. Pemerintah Kota Pagar Alam juga menggandeng Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog sebagai mitra dalam pendistribusian, guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran program.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Pagar Alam, Jepri Zulfikar, SPi, MSi menyampaikan bahwa GPM merupakan wujud komitmen nyata pemerintah dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan untuk menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen, sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Ini bukan sekadar soal distribusi beras murah, tapi juga tentang membangun ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Jepri, mewakili Pj Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Dhanial Nasution.
BACA JUGA:Refleksi Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Berikut jadwal pelaksanaan GPM di lima kecamatan: Pagaralam Selatan Senin, 4 Agustus – Pasar Terminal Nendagung, Pagaralam Utara Selasa, 5 Agustus – Pasar Terminal Nendagung, Dempo Selatan Rabu, 6 Agustus – Pasar Kalangan Dempo Selatan, Dempo Utara Kamis, 7 Agustus – Pasar Rakyat Agung Lawangan dan Dempo Tengah Jumat, 8 Agustus – Kantor Camat Dempo Tengah.
Masyarakat diimbau memanfaatkan program ini secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemkot memastikan pasokan aman dan distribusi merata di seluruh wilayah. (RI03)