Lewat Pasrah
Lewat Pasrah--Tomy/Pagaralampos
Lewat Pasrah
Oleh: Dahlan Iskan
KORANPAGARALAMPOS.COM - Saya salah hitung. Saya pikir guncangnya rupiah dan bursa saham hanya karena tidak adanya kepastian ekonomi akan ke mana.
Setelah ada kepastian guncangan akan reda, lalu melandai. Bisa landai terus-menerus bisa juga pelan-pelan naik lagi.
Ternyata, setelah dipastikan ekspor batu bara, sawit, dan besi alloy tetap akan dilakukan oleh satu pintu Danantara rupiah masih juga terus merosot: melewati angka terendah dalam sejarah Republik Indonesia.
BACA JUGA:Kawasaki KLE500, Motor Adventure Terbaik 2026 dengan Performa Tangguh, Ini Kelebihannya!
Indeks saham juga masih turun hampir ke level terendah dalam lima tahun.
Memang masih ada satu kepastian lagi yang ditunggu: MBG. Yakni program yang menguras APBN begitu dalam. Sebagian analis mengatakan itu akan membuat APBN ambruk.
Tapi Kamis lalu kepastian itu sudah ditegaskan: MBG jalan terus. Tetap jadi kebanggaan presiden. Di Amerika pun MBG hanya diberikan kepada murid yang penghasilan orang tuanya kecil.
Di Prabowo tidak pandang bulunya murid. Di Amerika siswa yang gaji orang tuanya tidak terlalu kecil sudah harus bayar meski hanya separo harga. Di Indonesia siapa pun dapat gratis tis.
BACA JUGA: BYD M6 DM Classic 2026, MPV Hybrid 7 Penumpang dengan Jarak Tempuh Tembus 1.800 Km, Begini Speknya!
Tapi presiden juga mendengar suara publik. Kepala dan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dicopot. Lalu ditangkap. Dimasukkan tahanan.
Presiden juga terjun sendiri menjadi semacam penyuluh dapur MBG: telur tidak boleh didadar agar tidak dicampuri tepung. Satu ayam tidak boleh dipotong 14 agar tidak terlalu kecil.
Tapi rupiah tetap melemah. Bursa saham belum juga berhenti merosot.