Rujak Ambon
Rujak Ambon--Tomy/Pagaralampos
Rujak Ambon
Oleh: Dahlan Iskan
KORANPAGARALAMPOS.COM - Jangan baca lanjutan cerita perjalanan saya ke kepulauan Banda pagi ini. Ada kejadian yang lebih penting: ada sidang pleno DPR pukul 09.00 hari ini.
Bukan sembarang pleno: Presiden Prabowo dikabarkan akan menyampaikan pidato penting bagi Anda. Bagi ekonomi Indonesia. Saking pentingnya isi pidato itu, sampai saya takut memprediksi apa saja isinya.
Anda sudah tahu: Pleno DPR hari ini bersamaan dengan hari Kebangkitan Nasional. Yakni Harkitnas ke-118 --ada angka delapannya!
Maka daripada berisiko membahas prediksi isi pidato itu lebih baik meneruskan cerita perjalanan ke Banda.
Tiket pesawat Ambon-Banda tidak bisa dipesan dari Jakarta atau Surabaya. Maka begitu mendarat di Ambon kami langsung bertanya: di mana bisa beli tiket pesawat ke Banda. "Di sana.
Di loket Smart Aviation," ujar petugas bandara Pattimura.
Kami pun ke loket yang dimaksud. Hari itu tidak ada pesawat ke Banda Naira. Adanya keesokan harinya. Tapi penuh. Satu kursi pun tidak tersisa.
"Yang minggu depan pun penuh," kata petugas Smart Aviation milik Pongky Majaya itu. Pongky dulunya dikenal pengusaha valuta asing. Tahun 2016 lalu mendirikan perusahaan penerbangan tidak berjadwal.
Operasinya di wilayah Maluku dan Papua. Smart sudah memiliki 16 unit Caravan, 3 unit Pilatus, 3 unit Cessna, dan 1 unit helikopter.
Tidak dapat seat pesawat tidak masalah. Masih ada kapal dari Ambon ke Banda. Tinggal pilih. Kapal Pelni sembilan jam. Ada kapal kayu: 12 jam. Saya pilih kapal cepat: lima jam.