Permudah Warga, Prioritaskan Kelompok Rentan
PENGURUSAN PASPOR: Tampak sejumlah warga Pagar Alam tengah melakukan pengurusan pembuatan paspor di Kantor MPP Eks Gedung Capil Kota Pagar Alam. --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program Layanan Paspor Keliling Jemput Bola “Paling Jempol”, bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim.
Program ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh ke Muara Enim untuk mengurus paspor.
Dengan hadirnya layanan langsung di Kota Pagar Alam, proses pembuatan paspor kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan efisien.
Tak hanya mempermudah akses, layanan ini juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.
BACA JUGA:Heboh Kasus Pelecehan di UI
Lansia, penyandang disabilitas, serta anak balita mendapatkan kemudahan berupa layanan walk in tanpa harus mendaftar melalui aplikasi M-Paspor, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Pagar Alan Nyayu Dwi Lusiana ST MSi melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kesbangpol Kota Pagar Alam, Hendra Marta, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan “PEDEKATE PASS” yang bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan prima yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui inovasi PEDEKATE PASS, layanan paspor kini hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih responsif, termasuk dengan memberikan prioritas bagi lansia, disabilitas, dan balita agar tetap terlayani tanpa hambatan,” ujar Hendra.
BACA JUGA:Perebutan Kursi Ketua Diprediksi Sengit
Ia juga menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan Kantor Imigrasi Muara Enim menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan ini pun sangat tinggi. Salah satunya disampaikan oleh Ervandi, yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program tersebut.
Menurutnya, selama ini pembuatan paspor mengharuskan dirinya menempuh perjalanan hingga tiga jam ke Muara Enim, dengan tambahan waktu dan biaya untuk proses pengambilan paspor.
Namun kini, dengan hadirnya layanan jemput bola di Kota Pagar Alam, proses tersebut menjadi jauh lebih efisien.