Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Siaga

Warga dan Wisatawan Diminta Tetap Siaga--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Gunung Dempo yang menjadi ikon alam di wilayah Sumatera Selatan hingga kini masih berada pada Status Level II atau Waspada.

Status tersebut berdasarkan laporan resmi aktivitas vulkanik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk periode pengamatan 14 Mei 2026 pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.

Gunung dengan ketinggian 3.173 meter di atas permukaan laut itu berada di kawasan perbatasan Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang, dan Pagar Alam.

Meski aktivitas vulkanik belum menunjukkan peningkatan signifikan, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bahaya di sekitar kawah.

BACA JUGA:Kripik Rumahan Jhon, Camilan Renyah Favorit, Cocok Temani Momen Santai

Dalam laporan pengamatan terbaru, kondisi visual Gunung Dempo terpantau cukup jelas meskipun sesekali tertutup kabut tipis hingga sedang.

Menariknya, selama periode pemantauan tidak terlihat adanya asap keluar dari kawah, yang menandakan belum terjadi tekanan besar di permukaan gunung api tersebut.

Cuaca di sekitar kawasan gunung juga bervariasi, mulai dari cerah, berawan, hingga mendung.

Suhu udara tercatat berkisar antara 18 hingga 28 derajat Celsius dengan hembusan angin lemah ke arah utara, timur, dan barat.

Kondisi ini membuat kawasan Dempo masih tampak tenang dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun pendaki.

BACA JUGA:Pemkot Perkuat Kinerja BPBD-Damkar

Namun di balik ketenangan visual tersebut, aktivitas vulkanik masih terus terekam melalui alat pemantauan kegempaan.

Data dari PVMBG menunjukkan aktivitas Gunung Dempo masih didominasi tremor menerus atau microtremor dengan amplitudo antara 0,5 hingga 2 milimeter dan dominan pada angka 1 milimeter.

Tremor menerus merupakan getaran yang umum terjadi pada gunung api aktif dan menjadi indikator adanya pergerakan fluida maupun gas di dalam tubuh gunung.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan