Perebutan Kursi Ketua Diprediksi Sengit
Ilustrasi Partai PKB, Perebutan Kursi Ketua Diprediksi Sengit--ilustrasi
KORANPAGARALAMPOS.COM - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam dipastikan akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 18 April 2026 mendatang.
Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan, serta strategi politik partai ke depan di tingkat Kota Pagar Alam.
Ketua Dewan Syuro DPC PKB Pagar Alam, Tajeri, saat ditemui di kantor PKB Pagar Alam, Selasa (14/4), menjelaskan mekanisme pemilihan ketua tidak dilakukan melalui voting langsung.
Sebaliknya, penentuan akan menggunakan sistem formatur melibatkan struktur partai dari tingkat wilayah hingga pusat.
BACA JUGA:Heboh Kasus Pelecehan di UI
Menurutnya, keputusan akhir terkait kepemimpinan DPC PKB Pagar Alam berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), setelah melalui proses penjaringan aspirasi dari berbagai tingkatan organisasi, mulai dari Pengurus Anak Cabang (PAC), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga DPP.
“Proses pencalonan bersifat terbuka dan inklusif. Tidak hanya kader internal, pihak eksternal pun memiliki peluang untuk maju sebagai kandidat ketua, selama mendapatkan dukungan dan diusulkan oleh pengurus di tingkat kecamatan (PAC),” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan menghindari munculnya kelompok-kelompok yang berpotensi memecah belah partai.
BACA JUGA: Tekankan Pentingnya Data Akurat
Menurutnya, Muscab harus menjadi ajang konsolidasi yang mengedepankan kebersamaan demi kemajuan PKB di Kota Pagar Alam.
Seiring mendekatnya pelaksanaan Muscab, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial.
Berdasarkan informasi yang berkembang, sedikitnya lima figur yang ramai diperbincangkan yakni M. Oktafiansyah, Sarjudin, Rahma Munto Via Ningrum, Gentar Susanto, serta Ludi Oliansyah.
Meski demikian, Tajeri menegaskan bahwa peluang masih terbuka lebar bagi siapa pun, mengingat keputusan final tetap berada di tangan DPP setelah melalui berbagai tahapan seleksi.