Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba dari Internal
TES URINE SERENTAK: Polres Pagar Alam melakukan tes urine serentak, bentuk penegasan komitmen bersih narkoba dari internal kepolisian. --ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan kepolisian daerah, Polres Pagar Alam melaksanakan tes urine terhadap seluruh personel.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pelaksanaan tes urine tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Rony Samtana Tarigan, yang menekankan pentingnya pengawasan internal sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika secara menyeluruh.
Kegiatan pemeriksaan digelar di Aula Wirasatya 96 Polres Pagar Alam dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, bersama para pejabat utama (PJU).
BACA JUGA:Kolegium MK
Tes urine diawali dengan pemeriksaan terhadap sekitar 26 pejabat utama sebagai bentuk keteladanan pimpinan kepada seluruh anggota.
Langkah ini menunjukkan bahwa upaya menjaga profesionalisme dan kedisiplinan dimulai dari jajaran pimpinan terlebih dahulu sebelum diterapkan kepada seluruh personel.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun budaya kerja yang bersih dan transparan di lingkungan kepolisian.
Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral Polri kepada masyarakat dalam menjaga kepercayaan publik.
BACA JUGA:Lebaran, Batasi Truk Sumbu Tiga
“Alhamdulillah seluruh personel dinyatakan negatif narkoba. Ini bukti nyata bahwa Polres Pagar Alam siap menjadi contoh dan garda terdepan dalam memerangi narkoba, dimulai dari internal hingga ke tengah masyarakat demi melindungi generasi bangsa,” ujar AKBP Januar Kencana Setia Persada.
Pelaksanaan tes urine berlangsung tertib dengan pengawasan langsung dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam). Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan, objektif, serta bebas dari praktik kecurangan.
Kehadiran Propam menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas kegiatan, sekaligus memastikan bahwa penegakan disiplin dilakukan secara adil dan profesional tanpa pengecualian.