Kolegium MK

Kolegium MK--Tomy/Pagaralampos

Kolegium MK

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - "Saya tidak mempersoalkan menteri kesehatan. Yang saya lawan UU-nya," kata profesor ini.

Saya menemuinya Minggu pagi kemarin. Usai berolah raga. Prof Dr dr Johansyah Marzoeki, adalah ahli bedah plastik tertua di Indonesia: 86 tahun.

Anda sudah tahu: Prof Johansyah memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi. Bulan lalu. Akibatnya, konsil kedokteran dan kolegium bentukan Menkes Budi Gunadi Sadikin harus dibubarkan.

BACA JUGA:New TX3000 Resmi Muncul! Desain Berubah Total, Fitur Makin Canggih Terbaru 2026!

Harus dibentuk konsil dan kelegium independen –kembali seperti sebelum-sebelumnya.

"Anda ahli bedah plastik pertama di Indonesia?"

"Saya yang kedua. Angkatan kedua itu tiga orang," katanya. "Ahli bedah plastik pertama kita adalah Prof Munajad Wiryaatmaja dari UI," tambahnya.

Meski sudah 86 tahun, Prof Johansyah masih sesekali ke Johan Clinic. Masih punya meja di situ. "Kalau tidak ada masalah dengan mata ini, saya masih bisa melakukan operasi plastik," katanya. "Sekarang yang tiap hari berpraktik di sini anak saya," katanya.

Ia punya tiga anak: perempuan semua. Yang satu dokter ahli mata, satunya psikolog, dan yang terakhir ahli bedah plastik.

BACA JUGA:Yamaha Sniper 155 Comeback dengan Tampilan Lebih Agresif, Siap Dominasi Jalanan Ditahun 2026!

"Berarti yang menangani mata Prof ini anak sendiri?"

"Bukan. Di kalangan dokter berlaku prinsip biar pun anaknya sendiri dokter tidak akan menangani sakitnya orang tua. Biar objektif," katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan