Amang Tabung
Amang Tabung --Tomy/Pagaralampos
"Lebiiiih".
"Dua ribu?"
"Masih lebih sedikit".
BACA JUGA:Toyota Innova Crysta 2026, MPV Sporty dengan Fitur Lengkap dan Tetap Andal
"Dibanding 10 tahun lalu, seberapa lebih maju dunia bayi tabung sekarang?"
"Jauh lebih maju," kata Prof Amang.
Kini, katanya, sudah ada satu bayi yang orang tuanya tiga atau empat orang. Sudah pula ada anak kembar yang selisih umur mereka delapan tahun.
Saya sendiri punya cucu kembar. Selisih umur mereka hanya dua menit: Aliqa dan Aqila. Yang diceritakan Amang ini bayi kembar dengan selisih umur delapan tahun.
BACA JUGA:Amang Waron
Itu hanya bisa terjadi melalui ilmu bayi tabung.
Amang sendiri pernah menangani kejadian seperti itu. Untuk wanita dari Semarang. Anak pertamanyi dulu bayi tabung ''made in'' Amang.
Dalam proses pengambilan embrionya, Amang mendapatkan beberapa embrio bagus dari wanita itu. Amang mengusulkan agar yang dibuahi dari sperma sang suami dua embrio saja. Ada kemungkinan salah satunya jadi bayi. Atau dua-duanya.
Embrio selebihnya jangan dibuang. Prof Amang bisa menyimpannya. Kapan saja, bila diperlukan, bisa dipakai untuk hamil lagi.
BACA JUGA:Toyota Innova Crysta 2026, MPV Sporty dengan Fitur Lengkap dan Tetap Andal
Si wanita tidak segera memerlukan embrio simpanan itu. Dia ingin suaminyi membuahi dengan hubungan cinta suami-istri. Tapi sampai delapan tahun kemudian tidak juga hamil lagi. Dia ingin punya anak kedua.