Timtim Maduro

Timtim Maduro --Tomy/Pagaralampos

Dari Udayana Efatha mengambil S-2 di Universitas Brawijaya: ilmu pertahanan. Lalu kembali ke Udayana mengambil S-3 bidang hukum. Zigzag: politik-pertahanan-hukum. Tapi memang masih saling terkait.

Ia ingin mendalami bagaimana status hukum robot dan AI di masa depan. Akankah mereka benar-benar bisa jadi manusia yang sesungguhnya. Termasuk  berhak atas kewarganegaraan.

Kalau saja bisa Disway pun akan mengalami kesulitan menggunakan kata ganti untuk mereka: dia atau ia; nyi atau nya.

BACA JUGA:Suzuki Satria F150 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Kini Punya Varian Pro Lebih Modern, Begini Penampakannya!

Efatha anak tunggal. Ayah-ibunya pensiun di Bali. Boleh dikata Efatha masih pengantin baru. Belum punya anak. Istrinya juga orang Timtim --dari kota kecil dekat perbatasan dengan NTT. Tidak jauh dari Dili.

Dia, sang istri, adalah adik semesternya di Udayana. Kini sang istri sedang menyelesaikan S-3. Juga di Udayana. Bidang hukum.

"Aneh", kata Efatha, "orang seperti imigran tidak bisa dapat kewarganegaraan, justru Sophia bisa dapat", katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan