Google Advertisement Below

Angkat Potensi Wisata Lewat Karya Jurnalistik Berkualitas

SEMINAR JURNALISTIK: Asisten III Setdako Pagar Alam Samsul Bahri Burlian membuka secara resmi giat Seminar Jurnalistik, yang digelar PWI Pagar Alam dan PWI PALI. --Devi/Pagaralampos

KORANPAGARALAMPOS.COM - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pengurus PWI Kota Pagar Alam gelar Seminar Jurnalistik bertema ‘Karya jurnalistik dalam mendukung promosi wisata daerah’ bertempat di Gedung Seminar Gunung Gare, Kamis (12/1). 

Seminar tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah yang diwakili Asisten III Samsul Bahri Burlian, Kepala Dinas Pariwisata, Ketua PWI Pagar Alam Agustinus Gusti ST, Ketua PWI PALI Joko Sadewo, serta awak media dari Pagar Alam dan PALI.

Ketua PWI Pagar Alam, Agustinus Gusti, menyatakan komitmennya untuk mendukung promosi wisata melalui karya jurnalistik yang berkualitas. Menurutnya, Pagar Alam sebagai kota wisata perlu semakin dikenal luas melalui peran aktif insan pers.

“Kami ingin berperan lebih dan berkontribusi dalam karya jurnalistik mempromosikan wisata Pagar Alam. Rekan-rekan wartawan bisa membantu dan berpartisipasi dalam promosi wisata-wisata di Pagar Alam,” ujarnya.

BACA JUGA:Tarim Tanah

Ia menambahkan, dengan potensi alam yang indah dan udara yang sejuk, Pagar Alam menjadi salahsatu destinasi unggulan di Sumatera Selatan yang layak terus dipromosikan.

Sementara itu, Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, menuturkan bahwa di era digital saat ini promosi tidak lagi cukup dilakukan melalui spanduk atau baliho, melainkan harus diperkuat melalui media dan platform digital.

“Di era digital, promosi harus dilakukan secara lebih luas dan kreatif. Karya jurnalistik yang menarik dan sesuai kaidah, dapat berkontribusi positif dalam pembangunan daerah,” katanya.

Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, melalui Asisten III Samsul Bahri Burlian, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PWI yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

BACA JUGA:Sopan Santun dalam Berbicara

Ia menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial, pendidik masyarakat, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan dunia jurnalistik di era digital yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus informasi hingga maraknya hoaks dan disinformasi. Karena itu, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

“Karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab sangat penting untuk mencerdaskan masyarakat dan menjaga stabilitas kehidupan berbangsa,” katanya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google