Cahaya Adharta

Disway--Pagaralam Pos

”Kalau hidupku berakhir esok, aku ingin tahu bahwa aku pernah membahagiakanmu.”

BACA JUGA:Pencegahan Bahaya Narkoba Tanggungjawab Bersama

Maria tersenyum dalam tidur. Ia tak tahu, kalimat itu kelak menjadi kenangan terakhir yang terus terngiang di hatinyi.

Maria berkata, ”Kalau aku tiada kelak kamu orang pertama yang ada di sisiku”.

Empat tahun berlalu.

Maria dan Kelvin dikaruniai seorang putra mungil bernama Sandy, bayi dengan mata bulat seperti ayahnya dan senyum lembut seperti ibunya.

Hidup mereka terasa sempurna. Setiap sore, Maria menunggu di balkon sambil memeluk Sandy, menantikan Kelvin pulang dengan seragam militernya yang berdebu.

Namun takdir sering kali tidak memilih waktu yang baik untuk memberi ujian.

Suatu pagi, telepon berdering.

BACA JUGA:Terdepak dari Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Dikaitkan dengan Ajax Amsterdam

Suara di seberang terdengar berat dan kaku.

“Maaf, Nyonya Kelvin...

suami Anda mengalami kecelakaan saat bertugas.

Ia tidak selamat.”

Dunia Maria runtuh dalam sekejap.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan