Hindari mengikuti tautan dari sumber yang tidak jelas dan jangan sembarang mengisi data pribadi di situs tidak resmi.
Ketiga, aktifkan fitur keamanan tambahan pada akun media sosial Anda.
Gunakan autentikasi dua faktor (two-factor authentication) untuk menambah lapisan keamanan saat login.
Ganti kata sandi secara berkala dan pastikan kata sandi Anda unik serta sulit ditebak.
Dengan sistem keamanan yang kuat, akun Anda akan lebih sulit diakses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, meskipun mereka sudah mencoba berbagai cara untuk membobolnya.
Langkah keempat adalah meningkatkan literasi digital dan berbagi informasi dengan lingkungan sekitar.
Edukasi diri Anda tentang modus-modus penipuan terbaru dan jangan ragu untuk membagikannya kepada keluarga atau teman.
Banyak orang tua atau remaja yang belum memahami betapa berbahayanya dunia maya jika digunakan tanpa kewaspadaan.
BACA JUGA:GAC Aion Hyper HT Mobil Listrik Masa Depan, Kombinasi Mewah dan Teknologi Tercanggih!
Dengan saling mengingatkan, kita bisa mempersempit ruang gerak para pelaku penipuan di media sosial.
Terakhir, jika Anda merasa menjadi korban penipuan, segera ambil tindakan.
Laporkan ke platform media sosial terkait agar akun pelaku bisa diblokir atau ditindak.
Simpan semua bukti komunikasi, tangkapan layar, dan riwayat transaksi untuk dilaporkan ke pihak berwajib.
BACA JUGA:Teknologi Pengenal Wajah Merambah Banyak Sektor
Jangan merasa malu atau takut, karena melaporkan adalah bagian penting untuk melindungi orang lain agar tidak menjadi korban berikutnya.