Google Advertisement Below

Tingkatkan Nilai Jual Hasil Panen

OLAH TOMAT: Dosen ITPA dampingi petani di Desa Tebat Lereh mengolah tomat menjadi bubuk, yang memiliki nilai jual cukup tinggi di pasaran. --ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian melalui inovasi dan pengabdian kepada masyarakat. 

Kali ini, para dosen ITPA memberikan pendampingan kepada Kelompok Tani Desa Tebat Lereh untuk mengolah hasil panen tomat menjadi tomat bubuk berkualitas, sebuah produk inovatif yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan daya simpan lebih lama.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada 18 Juli 2026 tersebut menjadi salahsatu upaya nyata ITPA, dalam membantu petani meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program ini diketuai oleh Desi Puspita, M.Kom., bersama anggota Inka Rizki Padya, S.TP., M.Si., dan Alfis Arif, M.Kom., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan Teknik Informatika.

BACA JUGA: Sembelih Anjing

Dalam pendampingan tersebut, para petani tidak hanya diajarkan teknik mengolah tomat menjadi bubuk, tetapi juga dibekali pengetahuan mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses produksi, teknik pengemasan (packaging), pengembangan merek (branding), hingga strategi pemasaran digital melalui media sosial.

Ketua Kelompok Tani Desa Tebat Lereh, Deni, mengapresiasi dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Institut Teknologi Pagar Alam yang telah menghadirkan program pemberdayaan tersebut.

Menurutnya, pendampingan diberikan sangat membantu petani dalam meningkatkan keterampilan mengolah hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar mengolah tomat menjadi produk baru, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai pengemasan dan pemasaran sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para petani,” ujarnya.

BACA JUGA:Review Lengkap Lamborghini Aventador SVJ Terbaru Ditahun 2026!

Sementara itu, Rektor ITPA Asminah, M.M.Kom., menegaskan bahwa kegiatan PKM merupakan implementasi nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, hasil pendidikan dan penelitian harus mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan.

“ITPA akan terus mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar,” ungkap Asminah. 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google