Keluar Melambai
Keluar Melambai--Tomy/Pagaralampos
Keluar Melambai
Oleh: Dahlan Iskan
KORANPAGARALAMPOS.COM - Saya pilih jalan kaki ke Kanada. Anda sudah tahu kenapa: ingin melihat air terjun Niagara dari arah yang paling sempurna.
Yakni dari atas jembatan penyeberangan antar negara: dari kota Niagara yang di sisi Amerika ke kota Niagara yang di sisi Kanada.
Dengan jalan kaki kami bisa berhenti di atas jembatan itu. Tidak ada tanda ”P-coret” di pinggirnya.
BACA JUGA:H. Sahudin Bin H. Bahtiar Berpulang
Anda bisa parkir kaki sesuka Anda di pinggir jembatan --pun di tengahnya.
Jembatan ini cukup lebar. Bisa untuk berjalan berjajar lima orang. Apalagi sore itu agak sepi. Orang bisa dihitung dengan jari. Baik yang ke arah Kanada mau pun yang dari arah Kanada ke Amerika.
Kami --terutama Jannet yang dari Beijing itu-- berhenti hampir di setiap lima langkah. Kami berfoto dengan latar belakang air terjun Niagara.
Seorang wanita setengah baya --yang dari arah Kanada-- menawarkan jasa: memotret kami. Jannet menyerahkan HP-nyi kepadanyi.
"Kami dari Indonesia. Anda dari mana?"
"Saya Amerika. Dari Chicago," katanyi.
Ganti saya menawarkan jasa untuk memotretnyi bersama suaminyi. Dia menolak. Saya tahu: orang Amerika tidak terlalu suka potret diri. Itu saya ketahui dari John Mohn, ”ayah” anak saya saat sekolah SMA di Ellinwood, Kansas.