Google Advertisement Below

Siap Go Nasional dan Internasional

RADEN KUNING: Sekda Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin berikan arahan di giat kunjungan Tim Pemeriksaan Substantif Kopi Arabika Raden Kuning Pagar Alam. --ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kopi khas Kota Pagar Alam terus didorong untuk memiliki daya saing lebih tinggi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama tim ahli dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Substantif Permohonan Indikasi Geografis (IG) Kopi Arabika Raden Kuning Pagar Alam, sebagai langkah penting menuju pengakuan dan perlindungan hukum terhadap produk unggulan daerah tersebut.

Proses ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Pagar Alam dalam memperkuat identitas kopi lokal, sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para petani kopi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, Zaily Okto Sabri Fitri, mengatakan bahwa pengajuan Indikasi Geografis Kopi Arabika Raden Kuning merupakan langkah strategis untuk mengangkat potensi kopi khas daerah agar memiliki nilai tambah.

BACA JUGA:Berbakti Pada Ibu

“Hari ini kita melaksanakan pertemuan bersama tim ahli dan beberapa OPD terkait untuk membahas perkembangan Kopi Arabika Raden Kuning. Kita berharap kopi ini nantinya dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Pagar Alam,” ujar Zaily.

Menurutnya, Kopi Arabika Raden Kuning memiliki potensi besar untuk berkembang karena mempunyai karakteristik unik. Kopi tersebut memiliki ciri khas pada warna buahnya yang berwarna kuning, sehingga menjadi pembeda dibandingkan jenis kopi lainnya.

Saat ini, pengembangan Kopi Arabika Raden Kuning telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah dataran tinggi dan beberapa kelurahan di Kota Pagar Alam. Namun pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap seluruh komoditas kopi yang menjadi unggulan daerah.

BACA JUGA:145 Ribu ASN Jadi Target BKN

“Kopi Raden Kuning memiliki ciri khas tersendiri karena buah kopinya berwarna kuning. Namun kopi jenis lain yang buahnya berwarna merah juga tetap menjadi perhatian pemerintah. Harapan kita, semua jenis kopi unggulan Pagar Alam dapat terus berkembang,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Ahli dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Djoko, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Pagar Alam. Ia berharap Kopi Arabika Raden Kuning nantinya mampu dikenal lebih luas.

“Kami berharap Kopi Arabika Raden Kuning Kota Pagar Alam dapat berkembang dan dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga pasar internasional,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Dikki Herlambang, menjelaskan bahwa proses pengajuan Indikasi Geografis tersebut telah dipersiapkan sejak Desember lalu dan kini memasuki tahap akhir pemeriksaan substantif.

BACA JUGA:Tahanan Cornell

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google