Google Advertisement Below

Pasar Nendagung Ditata Ulang, Pedagang Jadi Prioritas

REVITALISASI: Bertempat di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam, Wali Kota Pagar Alam H Ludi Oliansyah memimpin rapat teknis pembongkaran meja beton di Pasar Terminal Nendagung.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mematangkan langkah penataan Pasar Terminal Nendagung, demi menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan representatif.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Rapat Teknis Pembongkaran Meja Beton yang dipimpin langsung Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah, di Ruang Rapat Besemah Tige, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Rabu (5/8/).

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya konkret Pemkot Pagar Alam dalam menata kembali wajah Pasar Terminal Nendagung yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembongkaran meja beton yang direncanakan juga merupakan tindak lanjut dari aspirasi sejumlah pedagang yang menginginkan kondisi pasar lebih nyaman dan mendukung kelancaran aktivitas jual beli.

BACA JUGA:Enak Busuk

Dalam arahannya, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah menegaskan penataan Pasar Terminal Nendagung, merupakan salahsatu program unggulan pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas kawasan perdagangan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

“Penataan ini bukan untuk merugikan siapa pun, melainkan demi kebaikan bersama. Kita ingin Pasar Terminal Nendagung menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang rapi, bersih, tertib, dan representatif,” tegas Kak Ludi.

Meski demikian, Kak Ludi menekankan agar setiap langkah yang diambil dilakukan secara terukur dan berdasarkan kajian yang matang.

Untuk itu, ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi yang ada di Kota Pagar Alam guna melakukan kajian sebelum pembongkaran meja beton dilaksanakan.

BACA JUGA:Febrie Adriansyah Layangkan Dua Gugatan Praperadilan

Menurutnya, keterlibatan akademisi penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil memiliki dasar pertimbangan yang komprehensif, sehingga hasil penataan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Selain itu, Kak Ludi juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam proses penataan pasar. Ia meminta pendekatan persuasif dan sosialisasi kepada para pedagang tetap menjadi prioritas utama sebelum pelaksanaan teknis di lapangan dilakukan.

“Komunikasi yang baik dengan para pedagang harus terus dilakukan agar proses penataan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

BACA JUGA:Review Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra: HP Lipat Premium dengan AI Lebih Cerdas, Kamera Andal Ditahun 2026!

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google