Google Advertisement Below

Agus Deyang

Agus Deyang --Tomy/Pagaralampos

Deyang tipe pemberontak. Termasuk "berontak" kepada Jokowi.

BACA JUGA:Pererat Sinergi, Wakil Wali Kota Pagar Alam Terima Kunjungan Dandim 0405/Lahat

Awalnya Deyang adalah salah satu tokoh militan di belakang Jokowi. Dia rela mengorbankan uangnyi yang tidak banyak itu untuk biaya kampanye agar Jokowi jadi presiden --dengan harapan jangan sampai berutang budi kepada donatur besar.

Dalam perjalanannya Deyang kecewa sejak Jokowi masih di masa jabatan pertama. Dia sudah langsung pindah perahu: mendukung Prabowo Subianto. Pun ketika Prabowo kalah dia tidak patah semangat.

Dia berjuang lagi untuk memenangkan Prabowo --tanpa ada keinginan untuk mendapatkan apa pun.

Ketika akhirnya diangkat jadi wakil ketua BGN rasanya sudah waktunya orang yang penuh pengorbanan seperti Deyang dapat perhatian.

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel dan Disdikbud Pagar Alam Bersinergi

Selama dia menjabat di BGN saya dengar Deyang tidak berubah prinsip: dia muter terus ke lapangan. Dia cek apa yang disuarakan media tentang Makan Bergizi Gratis.

"Banyak sekali dapur MBG yang dia tutup," komentar Wakil Ketua DPR Don Dasco (Sufmi Dasco Ahmad, Red).

Setahun setelah dia menjabat saya baru dapat kesempatan bertemu Deyang. Sekilas. Di acara seminar keselamatan kerja yang diadakan Pertamina.

Saya di atas panggung. Dia di meja undangan VIP bersama Raden Ayu Inge Sondaryani sebagai sesama komisaris Pertamina. Saya bersyukur melihat Deyang: berat badannyi sudah turun banyak.

BACA JUGA:Honda NS150GX vs Yamaha NMAX Tech MAX, Mana Skutik Terbaik untuk Kebutuhan Anda?

Saya lebih tertarik pada pemberhentian Dadan daripada pengangkatan Deyang. Ini kali kedua Presiden Prabowo memberhentikan teman dekatnya.

Anda sudah tahu siapa teman dekatnya yang pertama yang diberhentikan: Jenderal Agus Sutomo. Hubungan pertemanannya dengan Agus lebih istimewa daripada dengan Dadan. Agus teman seangkatan di Akabri tahun 1984. Sama-sama Kopassus. Sama-sama pernah jadi danjen Kopassus pula.

Saking karibnya Agus yang sudah pensiun dengan pangkat letnan jendral dinaikkan menjadi jendral bintang empat saat Prabowo jadi presiden.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google