Orang Kuat

Orang Kuat--Tomy/Pagaralampos

Orang Kuat

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Saya ke IKN lagi Selasa siang kemarin. Berarti sudah lebih dua tahun saya tidak ke Kaltim. Banyak yang berubah. Ada yang tidak.

Yang tidak berubah adalah ini: antrean panjang mobil di mulut SPBU –antre bahan bakar solar. Di mana-mana. Yang di dekat IKN yang paling panjang: hampir dua kilometer.

Dulu pun begitu. Berarti sudah lebih dua tahun tidak ada perbaikan keadaan. Bahkan sudah lebih tiga tahun.

BACA JUGA:Update Harga Promo Terbaru: Daihatsu All New Ayla Tipe X MT 1.0 Tahun 2026, Ini Dia Spesifikasinya!

Humor pahit pun beredar di masyarakat: "Kita baca kilang minyak terbesar di Indonesia sudah diresmikan di Balikpapan, antrean mobil di SPBU dekat Balikpapan justru kian panjang".

Saya memuji kesabaran para sopir dan pemilik truk di sana. Sanggup bermalam di pinggir jalan antre bahan bakar. Padahal Anda sudah tahu: Kaltim itu lumbung energi nasional. "Ayam mati di lumbung" ternyata bukan hanya pepatah.

Dari IKN saya ke Samarinda: sama. Di mana-mana jalan raya dekat SPBU terasa menyempit. Esok paginya saya ke arah Tenggarong –ibu kota kabupaten Kutai Kartanegara: idem dito.

Bupati Kutai yang baru Aulia Rahman Basri –yang setelah terpilih pindah dari PDI-Perjuangan ke Gerindra– tidak akan bisa mengatasi itu.

BACA JUGA:Update Harga Terbaru, Yamaha Mio M3 125 Tipe Standard Tahun 2026: Ini Spesifikasinya!

Bahkan, mungkin saja, antrean panjang itu sudah dianggap "new normal". Kini istilah abnormal tidak lagi memalukan –sejak ditemukan istilah "new normal". Termasuk korupsi. Sudah dianggap new normal. Pun kriminalisasi.

Gubernur Kaltim yang baru, Rudy Mas'ud, juga tidak akan bisa mengatasinya. Itu sepenuhnya wewenang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Padahal Gubernur Mas'ud adalah orang kuat. Mungkin ia gubernur terkuat di Kaltim sepanjang sejarah.

Pun sebagai laki-laki ia sangat kuat: anaknya 17 orang –hanya empat yang tidak berumur panjang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan