Mata Lasik

Mata Lasik--

BACA JUGA:Terungkap! Generasi Baru Toyota Kijang 2026 Resmi Berubah Total Lebih Mewah, Irit, dan Siap Kuasai Pasar MPV

"Tidak. Saya belum pernah mendengarkan musik," katanya.

Yang duduk di belakang itu bernama Saiful. Ternyata ia ke Mukalla juga untuk operasi mata. Juga lasik. Rupanya sudah umum di kalangan mahasiswa Indonesia di Tarim melakukan operasi lasik di Mukalla.

"Berapa biaya lasik di Mukalla?"

"200 dolar dan 80 real Saudi," ujar Salman. "Kira-kira sama dengan Rp 5 juta," tambahnya. 

BACA JUGA:Yamaha 2026 Makin Agresif Deretan Motor Terbaru dan Teknologi Canggihnya Bikin Pabrikan Rival Ketar-Ketir!

Itu murah. Di Indonesia bisa tiga atau empat kali lipatnya. Untuk bisa bebas kacamata misalnya bisa sampai Rp 40 juta.  Bandingkan dengan hanya lima juta di Mukalla.

"Wuih kok murah sekali ya?" reaksi Dini, dokter mata sahabat Disway di Surabaya.

Dia pun menebak mengapa begitu murah: "Bebas pajak ya?" tanyanya. Di Indonesia pun, kata Dini, kalau bebas pajak-pajak juga bisa murah.

"Kenapa tarifnya pakai dua mata uang, dolar Amerika dan real Saudi?" tanya saya kepada si Kartasura.

BACA JUGA:Review Suzuki Karimun 2026: City Car Legendaris Kembali dengan Wajah Baru, Iritnya Bikin Kaget!

"Kalau pakai uang Yaman tidak kuat membawanya," ujar Salman setengah bergurau.

Saya paham. Saya pernah kaget di hari pertama di Tarim. Saya tukar uang empat lembaran real Saudi. Saya diberi uang Yaman dua gebok tebal. Saya seperti tiba-tiba jadi jutawan.

Tidak. Sejelek-jelek nilai mata uang Yaman masih lebih kuat dari rupiah. Rp 10.000 sama dengan 1000 uang Yaman. Kalau pun rupiah nanti jadi dihilangkan tiga nol di belakangnya masih sama dengan nilai uang Yaman.

Masalahnya: lembaran terbesar uang Yaman hanyalah 1.000. dengan demikian untuk membawa 200 dolar Amerika perlu membawa karung. "Untuk pembayaran besar seperti operasi atau beli sepeda motor memang pakai dolar atau real Saudi," ujar Salman.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan