Amang Amat

Amang Amat--Tomy/Pagaralampos

Lama-lama kepala sekolahnya memercayakan pengurusan koperasi sepenuhnya kepada Mukri. Meski namanya koperasi simpan pinjam, tapi lebih banyak yang meminjam daripada yang menyimpan.

Uang yang bisa diputar tidak mencukupi untuk banyaknya peminjam. 

BACA JUGA:Rahasia Ampuh Mengatasi Jerawat Membandel: Tips Terbaru yang Jarang Diketahui, Wajah Bersih Bersinar!

Mukri cari akal: ia perbanyak jenis simpanan. Ada simpanan hari raya. Simpanan hari tua. Simpanan untuk anak masuk sekolah. Simpanan untuk haji. Lama-lama dana yang bisa diputar kian banyak. Tapi Mukri tetap konservatif. 

"Dalam soal uang saya dinilai keras dan kejam," ujar Mukri. "Sampai ada yang bilang kalau saya ini diibaratkan menggenggam air tidak akan ada air yang bisa menetes," ujarnya.

Permintaan pinjaman dari atasannya pun pernah ia tolak –kalau kredit rating sang atasan sudah tidak memenuhi syarat. Pengurus koperasi sendiri tidak bisa ambil pinjaman kalau tidak memenuhi syarat.

Inilah inti sukses koperasi. Pun di Merah Putih kelak.

BACA JUGA:Kecil-Kecil Cabai Rawit! Suzuki Rilis Trail 125cc Bergaya Garang, Tenaganya Berani Adu Lawan KLX150

Tahap berikutnya, Mukri bekerja sama dengan diler sepeda motor di Mojokerto. Pegawai yang ingin kredit motor bisa lewat koperasi. Tanpa uang muka. Bunganya murah. Program ini laris sekali. 

Mukri dapat komisi dari diler sepeda motor. Nilainya lima persen. Sangat besar. Tapi Mukri tidak mau mengambil haknya itu. Komisi itu ia masukkan ke "lumbung" koperasi.

Tiap ada ketentuan baru di bidang seragam pegawai, Mukri memberikan seragam baru kepada pegawai: gratis. Uangnya diambilkan dari "lumbung komisi" tadi. 

BACA JUGA:Toyota Rush Baru 2026 Resmi Dirilis, Ini Daftar Harganya

Nama Mukri kian harum. Koperasi kian besar. Tapi kekerasan dan kekejaman di bidang keuangan tidak pernah kendor. Pun ketika Mukri sudah pensiun, ia tidak boleh pensiun dari koperasi.

Tentu tidak adil kalau saya tidak menulis tentang sukses Kencono Wungu: tapi saya harus mencari Mahapatih Gadjah Mada duluuntuk bisa menemukan di mana Kencono Wungu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan