Petir Agrinas
Petir Agrinas--Tomy/Pagaralampos
"Setelah semua ekosistem berjalan lancar kita serahkan ke pengurus koperasi," katanya.
BACA JUGA:Resep Nastar Keto 2026 Tanpa Tepung Terigu, Lumer di Mulut dan Aman untuk Penderita Diabetes
Mendengar penjelasan itu saya serasa tersambar petir. Koperasi tapi dijalankan oleh Agrinas. Total. Sejak pembangunan kantor, gudang, dan gerainya, sampai ke penyediaan kendaraan operasional. Bahkan sekalian yang menjalankan koperasinya.
Tapi petir ketiga ini bukan lagi membuat saya pusing. Itu membuat saya terbangun: saya harus bisa melihat sisi baiknya. Bahwa Koperasi Desa Merah Putih ini bukan coba-coba. Ini serius banget. All out. Kilat. Masif.
All out karena anggaran jumbo bengkaknya sudah disediakan –lewat pinjaman bank BUMN. Cicilannya dibayar dari dana desa.
Kredit itu sudah mulai benar-benar dicairkan. Uang membangun kantor, gudang, dan gerai. Juga untuk uang muka mobil India. Kilat. Tahun ini sudah harus jalan.
BACA JUGA:Hemat Waktu Sahur! Stok Lauk Kering Tahan Lama yang Tinggal Oseng 2 Menit
Bahwa pengurus koperasi desa belum ada yang siap tidak jadi hambatan. Koperasi dijalankan dulu oleh Agrinas Pangan. Jalan pintas. Whoosh!
Ini sangat masif karena yang ditangani hulu-hilir. Termasuk distribusi dan logistiknya.
Setelah mendengar penjelasan itu saya tidak mampu lagi menyusun daftar pertanyaan. Saya hanya kirim doa kepada Joao: "Semoga Tuhan memberkati Pak Joao sekeluarga. Aamiin".
Rupanya Joao menangkap keraguan saya di balik doa itu. Maka ia perlu meyakinkan saya. "Sesuai SOP dan sistem yang kami siapkan, koperasi ini akan berjalan dengan semi autopilot," katanya. Maksudnya: pakai sistem modern ber-AI.
BACA JUGA:Punya Kabin Mewah dan Fitur Audio Canggih, Nissan Versa 2026, Resmi Diperkenalkan!
Bahwa seluruh bangunan ditangani Agrinas Pangan saya tidak terlalu kaget. Agrinas Pangan adalah penjelmaan dari Yodya Karya –yang punya keahlian pekerjaan sipil dan ME. Ketika masih Yodya sudah biasa punya banyak proyek di pelosok-pelosok.
Tapi bahwa akan mengoperasikan seluruh 80.000 koperasi, dari mana kemampuannya? Sebagian, itu tadi, diselesaikan lewat sistem. Berarti kini sedang disiapkan sistem besar dengan melibatkan artificial intelligence. Agrinas punya war room. Berarti Agrinas Pangan akan seperti Alfamart atau Indomaret tapi di desa-desa.
Joao sendiri kepada Uni mengatakan, "Ini koperasi plus plus". Disebut plus plus karena punya gerai eceran. Punya marketplace juga. Gerai itu termasuk akan menjual kue produksi ibu-ibu di desa. Yang utama tentu menyalurkan barang-barang bersubsidi seperti gas 3 kg dan pupuk.