Peak Halimun

Peak Halimun--Tomy/Pagaralampos

Tapi bermalam di Danau Poso baru sekali ini. Sayang hanya setengah malam. Selesai berolahraga kami harus naik mobil lagi: 10 jam lagi. Di jalan bernilai lima lagi.

BACA JUGA:Review Serius Honor Magic 6 Cocok Buat Kamu Angkut Tahun 2026

Dari Tentena kami ke kota Poso: sarapan di situ. Coto Makassar. Anda sudah tahu apa beda soto dan coto: soto terbuat dari daging sapi, sedang coto terbuat dari daging capi.

Dari Poso kami terus menuju timur: Ampana. Anda sudah tahu: Ampana adalah ibu kota Kabupaten Tojo Una-Una.

Ampana itu penting kalau Anda akan ke surga bawah laut: di Pulau Togian. Di Teluk Tomini. Ampana juga penting kalau Anda akan berlayar ke kota Gorontalo di seberang laut sana.

Kami berhenti di Ampana: makan siang yang terlalu sore: 14.30. Ikan bakar lagi. Dabu-dabu lagi. Sayur kangkung lagi. Ini makan ikan bakar kelima secara beruntun dalam dua hari.

BACA JUGA:Resmi, Suzuki Burgman 350 Hadir di Pasar Skutik Premium, Simak Spesifikasinya!

Pertama, ikan bakar di kawasan ini memang luar biasa enaknya. Kedua, tidak ada pilihan lain kecuali ikan bakar. Kalau tidak ikan bakar yang ada hanyalah bakar ikan.

Kami masih terus ke timur. Jalan raya sempit itu masih terus menyusuri pantai. Saya anggap ini sama dengan menyusuri jalan Pacific antara Los Angeles–San Francisco.

Pun ketika matahari sudah tenggelam kami terus ke timur. Hanya berhenti sebentar di dekat kota kecamatan Poh. Temannya teman saya sedang menyelesaikan proyek pabrik kelapa. Lengkap.

Pabrik santan, tepung kelapa, pembekuan air kelapa, dan minyak kelapa. Sehari perlu 200.000 butir kelapa.

BACA JUGA:Resmi Pakai Mesin 1.5T Geely, Mercedes-Benz CLA 220 Hybrid, Yuk Simak Spesifikasinya!

Sepanjang 10 jam perjalanan ini yang saya lihat memang hanya pohon kelapa. Di kanan-kiri jalan. Kadang pohonnya lebat. Kadang lebat sekali. Tengok ke kiri laut.

Tengok kanan gunung. Antara laut dan gunung hanya ada lambaian pohon nyiur. Atau, yang terlihat adalah lubang-lubang di  jalan.

Pukul 21.00 barulah kami tiba di Luwuk. Ibu kota Kabupaten Banggai. Saya sudah ditunggu di situ: upacara adat perkawinan mantan anak buah di Luwuk. Acaranya sudah berlangsung satu jam sebelumnya. Saya telat. Tapi belum sangat telat.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan