Deklarasi Doha, dan Perubahan Konstelasi!
Deklarasi Doha, dan Perubahan Konstelasi!--Net
Hari-hari esok, hari-hari sulit bagi Israel! Boleh jadi, Presiden AS, yang Jumat kemarin mengundang PM al-Thani ke New York. Lalu, Menlu AS Marco Rubio ke Tel Aviv. Sebagai langkah mencegah kemarahan dunia Arab.
BACA JUGA:Polisi Ringkus Pelaku Donasi Palsu
Ehud Olmert, pun (mantan PM Israel 2006-2009), mengingatkan! "Membunuh tim negosiasi. Berarti Anda tak ingin bernegosiasi! Menyerang Doha, Anda salah dalam ruang dan waktu," (Yedioth Ahronoth, Minggu 14 September 2025).
KTT Arab-Islam, hari ini dan besok akan mempersatukan Liga Arab. . "Pecah belah", lewat perjanjian "parsial", ala "Camp David, dan "Kesepakatan Abraham", sepertinya tidak akan ada lagi.
Kecuali, AS mau "memaksa" Israel masuk "kerangkeng" perdamaian dengan Palestina. Wujudnya, kembali ke perbatasan sebelum tahun 1967!
Israel pasti patuh, dan mudah bagi AS melakukannya! Bila tidak! Deklarasi Doha hari ini dan besok, menjadi hari yang berbeda bagi Trump-Israel. *(Sabpri Piliang)