Pasca Hasto
Pasca Hasto--net
Kalau saja Hasto bebas maka seminggu lagi bisa dilaksanakan Kongres PDI-Perjuangan. Lalu Hasto akan kembali jadi sekretaris jenderal.
BACA JUGA:KBRI Phnom Penh Minta WNI Tetap Tenang
Tapi pengadilan ternyata tetap menghukum Hasto. Maka Kongres PDI-Perjuangan menjadi tidak menentu: apakah bisa tetap dilaksanakan akhir bulan ini.
Yang jelas pengurus PDI-Perjuangan saat ini sudah siap berangkat ke Bali. Mulai dari pengurus pusat, wilayah, cabang sampai para bupati, wali kota, dan anggota DPR dari partai itu.
Mereka diundang berkumpul di Bali tanggal 29 Juli depan.
Saya tidak tahu apa agenda mereka di Bali. Tentu mereka punya dua skenario: pertemuan itu seperti apa –bila Hasto bebas. Lalu menjadi pertemuan apa –bila ternyata Hasto tidak bisa bebas.
BACA JUGA:KBRI Phnom Penh Minta WNI Tetap Tenang
Tentu pertemuan Bali minggu depan itu sangat mungkin berubah menjadi kongres partai.
Terutama kalau secara AD/ART memperbolehkan. Toh keadaan sudah jelas: Hasto dikenakan hukuman 3,5 tahun.
Dengan tanpa Hasto, PDI-Perjuangan memang harus mencari sekjen baru.
Siapa pun itu. Waktu cepat berlalu. Persiapan Pemilu 2029 tidak boleh dianggap enteng. Apalagi kader terbaik PDI-Perjuangan pada masanya, kini sudah punya partai sendiri: PSI.
BACA JUGA:Dorong Polisi Periksa Dedi Mulyadi
Kader terbaik itu, Jokowi, sudah berubah dari aset partai menjadi.., –Anda sebut sendiri apa istilah yang tepat untuknya.
PDI-Perjuangan pasca Jokowi mungkin akan tetap besar. Tapi tidak lagi yang terbesar.
Suaranya bisa tinggal 11 persen di Pemilu 2029. Maksimal 13 persen. Akan menjadi partai rata-rata.