Dorong Polisi Periksa Dedi Mulyadi

Dorong Polisi Periksa Dedi Mulyadi--net

KORANPAGARALAMPOS.COM - Tragedi pesta rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dengan Maula Akbar yang berujung maut masih dalam penyelidikan.

Teranyar, polisi memeriksa 11 orang sebagai saksi untuk mengungkap dugaan kelalaian dalam insiden maut tersebut.

Insiden ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia, mereka adalah Vania, 8. 

Dewi Jubaedah, dan seorang anggota Polri Bripka Cecep.

BACA JUGA:Siap-siap, Siswa SD!, ANBK 2025 Dimulai Awal September

Sebanyak 27 orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena pingsan setelah berdesak-desakan.

Dorongan agar kasus ini segera diusut tuntas datang dari berbagai pihak. 

Salahsatunya dari Aliansi Masyarakat Garut Anti-Radikalisme dan Intoleransi (Almagari).

Ketua harian Almagari Juhendi Majid mengatakan semua yang terlibat harus diperiksa oleh aparat penegak hukum (APH), termasuk orang tua kedua mempelai.

BACA JUGA:Ini Tujuan Mendikdasmen Terkait Tes Baca Tulis Hitung di MPLS 2025!

“Semuanya, semuanya termasuk. Dedi Mulyadi juga kan gitu.

Termasuk juga Kapolda Metro Jaya sebagai orang tua mempelai putri kan.

Begitu agar senantiasa masyarakat ini percayalah kepada para penegak hukum,” kata Juhendi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/7).

Ia menambahkan masyarakat khusus warga Garut agar selalu menjaga kondusifitas ditengah upaya pengusutan pernikahan yang berujung maut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan