Dear Cinta

Minggu 16 Aug 2026 - 16:38 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

"Anda tadi menangis?" tanya saya lagi.

"Tidak," jawabnyi.

"Saya menangis...." kata saya.

Memang, dua kali saya berlinang air mata.

Cinta Musheng ke Ye Shurao sangat murni. Biar pun di rantau masih tetap miskin ia tetap kirim surat sebulan sekali. Di surat itu disertakan uang 20 dolar Hongkong.

Sang istri juga selalu kirim surat balasan ke suami: mengabarkan keadaan dan perkembangan tiga anak mereka.

Di rantau Musheng kos satu kamar berdesakan empat orang. Juragan kos-kosan yang selalu mabuk itu punya anak gadis nan jelita. Namanyi: Xie Nanzhi.

Gadis anak juragan itu juga buta huruf. Si gadis sangat terkesan dengan Musheng yang baik hati dan pekerja keras. Apalagi ketika rumah kos-kosan itu terbakar. Sang juragan sedang mabuk. Tidak sadar kalau rumahnya sedang dilalap api. Anak gadisnya, Nanzhi, sampai harus menggendong sang ayah, tapi selalu jatuh tersungkur di tengah nyala api yang berkobar.

BACA JUGA:Sony Xperia 1 IX Muncul di Basis Data IMEI, Menandai Komitmen Tak Pudar Sony di Pasar Ponsel Premium

Musheng masuk rumah menerobos api. Maunya menyelamatkan uang simpanan yang akan dikirim ke istri di kampung halaman. Tapi ia melihat si gadis kesulitan menyelamatkan ayahnyi. Ia gendong juragannya menerobos api. Selamat. Lalu ia bergegas balik menembus api: ingin selamatkan uangnya. Terlambat. Uang sudah terbakar.

Musheng pun mencari siapa yang membakar rumah itu: ketemu! Yakni investor yang pernah datang untuk membeli rumah kos-kosan itu. Harga tidak cocok. Ia akan menjadikannya real estate. Musheng pun menghajar investor itu. Babak belur. Musheng ditangkap polisi. Dimasukkan penjara.

Saat Musheng di penjara si gadis sudah mulai bisa membaca. Nanzhi diam-diam mengintip pelajaran membaca untuk anak-anak perantau di salah satu kamar kamar kos.

BACA JUGA:Blue Fox X1 Muncul di Pasar, Varian Mini yang Sangat Kencang Siap Ramaikan Pasar HP Mini Tahun 2026

Setiap kali ada surat dari istri Musheng dia antarkan surat itu ke penjara. Sambil bawa makanan untuk Musheng yang telah berjasa menyelamatkan ayahnyi. Musheng minta si gadis membacakan isi surat istrinya. Dari surat menyurat itu si gadis pun tahu betapa murni cinta mereka.

Selama Musheng di penjara tentu tidak punya penghasilan. Musheng juga tidak mau istrinya tahu kalau suaminyi sedang kena musibah. Sang istri sendiri yakin suaminyi baik-baik saja di rantau. Buktinya tiap bulan masih kirim surat dan masih kirim uang dengan jumlah yang sama.

Sang istri tidak tahu kalau yang selalu kirim surat dan uang itu sebenarnya si gadis Nanzhi.

Kategori :

Terkait

Sabtu 22 Aug 2026 - 17:56 WIB

Bintang Vela

Jumat 21 Aug 2026 - 15:15 WIB

Kupas Bawang

Kamis 20 Aug 2026 - 17:47 WIB

Toleransi dan Kemerdekaan

Kamis 20 Aug 2026 - 17:26 WIB

Tiga Inklusif

Rabu 19 Aug 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Mahathir