Google Advertisement Below

Kupas Bawang

Kupas Bawang --Tomy/Pagaralampos

Kupas Bawang

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Heran. Soal ”kupas bawang” masih terus mendominasi percakapan jagat maya. Istana pantas sewot.

Begitu banyak isu besar yang ingin ditonjolkan sebagai prestasi Presiden Prabowo namun yang jadi pembicaraan tetap saja: kupas bawang dengan upah Rp 700.000/kg.

Meme soal kupas bawang itu tidak hanya dalam bahasa Indonesia tapi sampai ke bahasa Inggris. Bahkan ada meme yang berbentuk video dengan tokoh Elon Musk.

BACA JUGA:Cakap Digital dan Peduli Perlindungan Konsumen

Digambarkan, Elon ingin pindah bisnis menjadi perusahaan pengupas bawang: omzetnya bisa lebih USD4 triliun berdasar Rp 700.000/kg --mengalahkan bisnis Teslanya.

Pun sampai dunia pewayangan. Sinden Agnes yang i-nyi lima dan masih siswi SMA di Sleman, guyonnya juga kupas bawang. Agnes malam itu nyinden di pagelaran wayang kulit dengan dalang muda Gadhing Pawukir --anak dalang kondang Seno Nugroho. Sambil nyinden Agnes bilang jadi buruh kupas bawang dengan gaji Rp 700.000/kg.

Dijadikan cemoohan seperti itu saya bisa ikut merasakan apa yang dirasakan Istana. Jerih payah kerja hampir dua tahun seperti musnah seketika hanya oleh satu anak kalimat dalam pidato lebih satu jam Presiden Prabowo di depan anggota MPR 14 Agustus lalu: kupas bawang dengan upah Rp 700.000/kg.

BACA JUGA:Tetap Bergerak Membangun Pagar Alam

Maka saya pun memperhatikan: apa saja yang dilakukan orang-orang di lingkaran Istana. Terutama untuk memperbaiki kerusakan yang sudah telanjur terjadi. Apakah yang dilakukan sudah sesuai dengan teori lama damage recovery. Atau justru ada teori baru.

Yang pertama, Ibu Susanah, wanita Bogor yang diperkenalkan di sidang tahunan MPR sebagai pengupas bawang itu belum pulang kembali ke rumahnyi. Rupanya dia disembunyikan baik-baik: daripada digeruduk wartawan.

Yang kedua, mengimbau media untuk tidak lagi fokus pada kupas bawang. Betapa banyak isi pidato Presiden Prabowo yang penting-penting yang bisa jadi berita. Misalnya 1.000 tambang ilegal akan terus dibabat biarpun ada jenderal-jenderal di balik yang ilegal itu. Imbauan ini kelihatannya tidak manjur.

BACA JUGA:Wako Apresiasi Antusiasme Warga Semarakkan HUT RI ke-81

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google