Belah Tiga

Sabtu 24 Jan 2026 - 16:56 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Dengan berakhirnya globalisasi orang harus berhitung lagi: apakah Amerika bisa membuat jarak itu melebar lagi. Apakah Asia akan miskin lagi.

Tiongkok sendiri pada awalnya juga tidak mau globalisasi. Bahkan untuk masuk lembaga perdagangan dunia seperti WTO-pun tidak mau. Justru negara maju yang terus memaksa Tiongkok masuk WTO.

BACA JUGA:Yamaha Siapkan Mesin V4 untuk MotoGP 2026, Ini Spesifikasi Teknis dan Dampaknya ke Motor Massal

Negara yang paling marah oleh sikap baru Amerika itu ternyata bukan Tiongkok. Ia adalah Kanada. Tetangga terdekat Amerika sendiri.

Awalnya Kanada tidak percaya Amerika bisa berubah sikap pada Kanada. Dua negara itu sudah ibarat pinang terbelah dua yang sudah dilem lagi. Di antara dua negara itu orang dan barang saling wirawiri hampir tanpa batas.

Kanada pun masih tidak langsung percaya Amerika benar-benar berubah sikap. Kanada tidak mau terlalu bereaksi atas sikap baru Amerika. Ia tunggu kebenaran sejatinya. Delapan bulan lamanya Kanada menunggu: jangan-jangan Amerika masih bisa diajak berunding.

BACA JUGA:Suzuki Carry Minivan 2026 Hadir Lebih Nyaman , Solusi Kendaraan Serbaguna untuk Keluarga dan Usaha

Ternyata yang ditunggu tidak datang. Amerika terus melancarkan "humor" ingin menjadikan Kanada sekadar negara bagiannya yang ke-51.

Sedikit saja Kanada merespons negatif ada saja "hukuman" tambahan yang dijatuhkan Amerika ke Kanada.

Salah satu hukuman tambahan itu menggunakan alasan yang sangat sepele. Soal iklan di televisi: salah satu gubernur di Kanada pasang iklan di TV Amerika. Isinya: ucapan Presiden Amerika masa lalu, Ronald Reagan, bahwa proteksi itu antikemajuan. Kanada dianggap menggunakan mantan Presiden Amerika untuk menyerang kebijakan Presiden Amerika yang sekarang.

BACA JUGA:Honda Vario 125 Street 2026: Harga Kompetitif, Skema Kredit Ringan, dan Varian Stylish Buat Generasi Muda

Setelah menanti delapan bulan akhirnya Kanada ambil kesimpulan: Amerika tidak bisa lagi diandalkan sebagai sahabat. Persahabatan lama sudah berakhir. Bahkan Kanada merasa sedang benar-benar dimusuhi Amerika.

Maka Kanada ambil jalan baru: datang ke musuh awal Amerika. Anda sudah tahu siapa dia: Tiongkok.

Jalan barunya itu sampai melupakan misi mulianya di bidang demokrasi dan hak-hak asasi manusia. Dia tidak peduli lagi Tiongkok itu komunis. Dia seperti begitu saja melupakan hubungannya yang tegang dengan Tiongkok. Termasuk melupakan dua warganya yang ditangkap di sana.

Tiongkok sendiri juga demikian. Seperti melupakan peristiwa menyakitkan hatinya: yakni ketika Meng Wanzhou, putri pemilik Huawei ditangkap ketika transit di bandara Vancouver, Kanada.

BACA JUGA:Tren Sepeda Motor dan Skuter di 2026: Elektrifikasi, Teknologi Pintar, dan Urban Mobility Terbaru 2026!

Kategori :

Terkait

Sabtu 24 Jan 2026 - 16:56 WIB

Belah Tiga

Jumat 23 Jan 2026 - 17:30 WIB

Transformasi Ngambek

Kamis 22 Jan 2026 - 17:36 WIB

HWW

Rabu 21 Jan 2026 - 17:09 WIB

Pati Madiun

Selasa 20 Jan 2026 - 17:56 WIB

Point 100