Dua Satu

Selasa 16 Dec 2025 - 17:06 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Dua Satu

Oleh : Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Yang hebat dari NU: punya dua pengurus besar tapi keduanya berkantor di kantor yang sama. Di gedung sembilan lantai di Jalan Kramat Raya Jakarta –di bangun saat Gus Dur menjabat presiden Indonesia.

Dengan demikian istilah PBNU Kramat Raya dan PBNU Hotel Sultan tidak relevan lagi.

BACA JUGA:Penuhi Kebutuhan Hunian Layak bagi Masyarakat

Selasa lalu, kubu Sultan rapat di lantai 8. Sementara kubu Yahya rapat di lantai 3. Kubu Sultan pun, dua hari lalu mengadakan rapat di lntai 4.

Tidak ada perebutan gedung. Tidak ada penyerbuan kantor. Maklum, dua kubu itu yang beda hanya ketua umum dan sekjennya. Rais Aam (jabatan tertinggi di NU) masih sama.

Wakil-wakil rais aam masih sama. Wakil-wakil ketua pelaksana masih sama. Pengurus lainnya, semua masih sama.

Ketua Umum Yahya Staquf misalnya, tidak memecat pengurus yang hadir di rapat pleno yang melahirkan kubu Zulfa. Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa tidak memecat pengurus yang menghadiri undangan rapat Gus Yahya.

BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Arsip Dinamis

Maka, mungkin Disway akan mengubah sebutan untuk dua kubu itu: dari Kubu Kramat dan Kubu Sultan menjadi Kubu Yahya dan Kubu Zulfa.

Yahya Cholil Staquf adalah ketua umum PBNU hasil Muktamar di Lampung empat tahun lalu. Zulfa Mustofa adalah penjabat ketua umum PBNU hasil sidang pleno di Hotel Sultan Jakarta pekan lalu.

Sebenarnya Kubu Zulfa itu lebih tepat disebut Kubu Ipul. Itu sebutan untuk Saifullah Yusuf, sekjen PBNU hasil Muktamar Lampung yang dipecat oleh Gus Yahya. Gus Ipul kini menjabat menteri sosial di kabinet Prabowo Subianto.

BACA JUGA:Rute Penerbangan Pagar Alam–Jakarta Resmi Dibuka

Konon Gus Ipul-lah yang paling berseberangan dengan Yahya, sehingga pantas disebut Kubu Ipul.

Kategori :

Terkait

Jumat 26 Jun 2026 - 15:45 WIB

Bobotoh Kuning

Kamis 25 Jun 2026 - 14:16 WIB

Tiket Lungsuran

Rabu 24 Jun 2026 - 15:34 WIB

Wani 2727

Selasa 23 Jun 2026 - 17:01 WIB

Manajemen Kancilen

Senin 22 Jun 2026 - 18:06 WIB

Batu Mala