Ujung Zulfa

Kamis 11 Dec 2025 - 17:51 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

BACA JUGA:SD Aisyiyah Kota Pagar Alam Ukir Prestasi di Penghujung Tahun

Misalnya ada salawat bernada lagu India Kuch kuch hotahe". Suara Kiai Zulfa sendiri cukup merdu. Lalu ia lantunkan salawat dengan irama lagu Sunda 'Manuk Dadali'.

Di Riau irama salawatnya lagu melayu ''fatwa pujangga'. Bahkan ia bisa melantunkan salawat dalam irama lagu lama Mandarin yang masih tetap top: 男儿当自强 – Nán Ér Dāng Zì Qiáng. Di Indonesia lagu itu terkenal dengan sebutan Wong Fei Hong --sebagai lagu film tahun 1991 Once Upon a Time in China.

BACA JUGA:Kapolres Pagar Alam Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Selama Musim Hujan

Kiai Zulfa juga sering ceramah di forum Muhammadiyah. Ia tidak ingin ada kesalahpahaman antara orang NU dan orang Muhammadiyah.

"Kita harus mendukung kalau  Muhammadiyah banyak membangun rumah sakit," ujar Zulfa. "Orang NU bisa membantu dengan cara menjadi pasiennya," tambahnya melucu.

Kiai Zulfa juga terus menyuarakan moderasi. Dalam hal ini ia mirip dengan ketua umum PBNU sebelum Gus Yahya: Prof Dr KH Said Aqil Sirodj. Mereka sangat Gus Dur.

BACA JUGA: Lolos Semifinal SEA Games 2025, Timnas Putri Indonesia Optimistis Raih Medali

Kelebihan Kiai Zulfa dari Gus Yahya adalah penguasaan ilmu agamanya. Juga cara pendekatannya yang membumi. Humor-humornya khas humor orang kecil. Jauh dari sikap elitis.

Kiai Zulfa masih keponakan KH Ma'ruf Amin, mantan rais aam yang juga mantan wakil presiden Republik Indonesia. Ia masih kerabat ulama besar masa lalu Kiai Nawawi Al Bantani dari Banten. Lalu diambil menantu oleh kiai penting di Tegal.

BACA JUGA:Klasemen Sementara Runner-up Terbaik SEA Games 2025

Pekerjaan berikutnya adalah minta pengesahan dari pemerintah –menteri hukum. Lalu berbekal pengesahan itu ia bisa berkantor di gedung PBNU sembilan lantai di Jalan Kramat Raya Jakarta.

Yang terberat: memutuskan siapa yang akan menjadi partner untuk mengerjakan tambang batu bara milik NU di Bontang seluas 25.000 hektare itu. Bisa saja konflik lagi menanti.

 

Kategori :

Terkait

Minggu 18 Jan 2026 - 17:15 WIB

Omon Kenyataan

Sabtu 17 Jan 2026 - 15:54 WIB

Anomali Iran

Jumat 16 Jan 2026 - 18:12 WIB

Asta Cashtry

Kamis 15 Jan 2026 - 18:03 WIB

Rafael Zainal

Rabu 14 Jan 2026 - 17:06 WIB

Amang Tabung