Google Advertisement Below

Icip-Icip Galeri

Icip-Icip Galeri oleh Dahlan Iskan--Tomy/Pagaralampos

Icip-Icip Galeri

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Saat penerbangan pulang dari Nanning (lewat Guangzhou) saya menulis naskah ini. Sesekali menerima sapaan penumpang asal Surabaya, Malang, dan Bali. Mereka satu pesawat kembali ke tanah air.

Ada dua grup besar di ruang tunggu. Semua Tionghoa. Mayoritas wanita senior. Grup A, 27 orang sedang transit dari Harbin nun di dekat Rusia. Grup B, 25 orang, transit dari Shangri-La dan Lijiang di Kunming.

BACA JUGA:Toyota Hilux Rangga, Pikap Tangguh dengan Muatan Besar yang Siap Dukung Berbagai Bisnis, Ini Speknya!

Yang berwisata ke Shangri-La itu tergabung dalam grup angklung. Nama grupnya: Pitik Cilik. Itu karena waktu kali pertama berlatih sang pelatih mengajarkan lagu Pitik Cilik. Setelah itu lagu Cublek Suweng. Kini mereka mahir berangklung lagu apa saja.

"Berapa lama berwisata ini?"

"12 hari," jawab ketuanya.

"Menyenangkan?"

"Senang. Tapi juga menyiksa,"

"Kenapa?"

BACA JUGA:Toyota Land Cruiser LC71, Raja Off-Road Legendaris yang Tak Tergantikan di Medan Ekstrem, Ini Kelebihannya!

"Kangen banget sayur asam dan sambal terasi. Kangennya sampai ubun-ubun," katanyi.

"Nggak bawa makanan Indonesia?"

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google