Pengepungan Baghdad, Tragedi yang Membakar Peradaban Islam

Sabtu 12 Jul 2025 - 11:32 WIB
Reporter : JOKO
Editor : JOKO

BACA JUGA:Explore Umbulan Tanaka, Wisata Malang Ala Jepang Bikin Tenang Jiwa

Pembantaian pun terjadi. 

Ratusan ribu warga sipil dibunuh tanpa ampun. 

Bangunan dihancurkan, irigasi rusak, dan tanah pertanian menjadi tandus. 

Salah satu momen paling menyayat adalah penghancuran Bait al-Hikmah. 

BACA JUGA:Miliki Daya Tarik Unik, 8 Hal Ini Bisa Dilakukan Saat Piknik ke Pantai Pecaron

Ribuan manuskrip berharga dilemparkan ke Sungai Tigris hingga airnya dikisahkan berubah menjadi hitam karena tinta.

Khalifah Al-Musta’sim sendiri dieksekusi secara keji, dibungkus karpet dan diinjak kuda metode eksekusi yang dipilih untuk menghindari menumpahkan darah bangsawan, sesuai kepercayaan Mongol.

Kejatuhan Baghdad menandai berakhirnya kekhalifahan Abbasiyah yang telah bertahan selama lima abad. 

Meski kemudian wilayah ini dikuasai oleh Ilkhanat Mongol, yang membawa stabilitas dan bahkan mendukung seni dan arsitektur, kehancuran budaya dan intelektual tak bisa dipulihkan sepenuhnya. 

BACA JUGA:6 Wisata Nganjuk Paling Populer. No 3 Jadi Tempat Ritual Nyari Jodoh

Baghdad, yang pernah menjadi pusat dunia Islam, berubah menjadi puing-puing sejarah.

Peristiwa ini menjadi simbol hancurnya kejayaan peradaban Islam klasik dan awal pergeseran dominasi intelektual ke Barat. 

Namun, kisah tragis ini juga mengingatkan dunia akan pentingnya menjaga warisan budaya dan ilmu pengetahuan dari tangan-tangan perusak.

Kategori :

Terkait

Kamis 14 May 2026 - 18:59 WIB

Toleransi

Kamis 27 Nov 2025 - 16:33 WIB

Peran Pemuda dalam Islam

Kamis 13 Nov 2025 - 17:11 WIB

Mendidik Anak dalam Islam