Google Advertisement Below

Tanam Pohon, Nafas Kehidupan bagi Masa Depan

LINGKUNGAN HIDUP: Mengambil tempat di Halaman Kantor Wali Kota Pagar Alam, Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha pimpin upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026.--ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Di tengah tantangan krisis iklim yang kian nyata, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) tahun 2026 menjadi momen refleksi mendalam, sekaligus seruan aksi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebuah pesan kuat menggema hari ini, mengingatkan kembali bahwa bumi yang ditinggali saat ini sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

“Dalam kesempatan yang penuh makna ini, saya ingin mengingatkan kita semua bahwa bumi adalah satu-satunya rumah yang kita miliki.

Namun, rumah kita saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujar Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha, saat memberikan arahan di giat upacara awal bulan dalam rangka memperingati Hari Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, kemarin.

BACA JUGA:Kuasa Tambang

Hj Bertha menerangkan, jika isu lingkungan terus diabaikan dan dikesampingkan demi kepentingan jangka pendek, kerusakan yang terjadi secara masif dipastikan akan menghancurkan masa depan generasi penerus.

“Karena itu, peringatan tahun ini ditegaskan bukan sekadar seremonial belaka di atas kertas. Ini adalah momentum pengingat yang sakral bagi semua pihak. untuk segera melakukan perubahan nyata melalui langkah-langkah konkret yang bisa dimulai dari lingkungan terdekat,” ungkap Hj Bertha.

Tidak hanya itu, ditambahkan Hj Bertha, untuk mengubah kesadaran menjadi aksi nyata, demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, ada tiga langkah sederhana namun berdampak besar yang diserukan kepada masyarakat, yakni kurangi enggunaan atau pemakaian plastik sekali pakai dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

Kedua, pilah sampah dari sumbernya mulai disiplin memilah sampah secara mandiri, baik di rumah, sekolah, maupun di tempat kerja. Ketiga, galakkan gerakan menanam pohon menanam kembali pohon di berbagai area, setiap pohon yang ditanam adalah napas kehidupan bagi masa depan.

“Jika ketiga langkah ini dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat, dampak besar bagi kelestarian alam pasti akan terwujud. Mari kita jaga bumi kita, sebelum bumi berhenti menjaga kita,” imbuhnya. 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google