RAT 787

Selasa 08 Jul 2025 - 18:00 WIB
Reporter : Dep
Editor : Almi

Oleh : Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Para calon pilot diminta membuat simulasi: mengapa Boeing 787 seri 8 milik Air India itu jatuh: 12 Juni lalu. Mereka tidak bisa menemukan di mana salahnya.

Simulasi itu dilakukan di komputer tempat pendidikan pilot di India.

Sekaligus sebagai kajian kasus kegagalan terbang bagi mereka.

BACA JUGA:Polres – Pemkot Jalin Sinergi Jaga Kamtibmas Pagaralam

Memang langka sekali: dua mesin pesawat itu mati tiba-tiba. Bersamaan pula.

Di menit yang sama. Yang beberapa kali terjadi: satu mesin yang mati. Pesawat masih bisa terbang.

Awalnya agak miring. Lalu pilot membuatnya kembali seimbang –sambil menuju tempat pendaratan darurat.

Pesawat Air India itu baru saja take-off. Normal.

Titik start-nya di ujung landasan bandara Ahmadabad, ibu kota Gujarat.

BACA JUGA:Rapat Paripurna IX Sidang ke-III DPRD Pagaralam Berjalan Khidmat

Lepas landasnya juga di ujung terjauh landasan.

Tidak terlalu cepat take-off, juga tidak terlalu terlambat.

Data terbaru yang dianggap aneh adalah: pilot sempat mengaktifkan RAT sebelum kecelakaan terjadi.

Kata ''sempat'' itu penting mengingat pesawat baru saja take-off. Baru sekitar 2 menit.

Kategori :