Fakta Sejarah Dibalik Candi Brahu Mojokerto

Fakta Sejarah Dibalik Candi Brahu Mojokerto-Net-Net

BACA JUGA:Berbuka dengan yang Manis-manis, Ini 5 Kue Khas Nusa Tenggara Barat untuk Menu Takjil Berbuka Puasa

Keunikan lainnya terletak pada bentuk bangunannya.

Candi ini menghadap ke arah barat dengan bentuk dasar persegi panjang seluas 18×22,5 meter dan tingginya mencapai sekitar 20 meter.

Candi Brahu memiliki bentuk tubuh yang bukan persegi tegas, melainkan bersudut banyak, tumpul, dan berlekuk.

Bagian tengah tubuhnya melekuk ke dalam seperti pinggang, yang diperkuat oleh pola susunan batu bata pada dinding barat atau dinding depan candi.

BACA JUGA:Makna Tersembunyi di Balik 7 Fakta Illuminati Simbol Mata Tunggal

Atap candi juga tidak berbentuk prisma bersusun atau segi empat, melainkan bersudut banyak dengan puncak datar.

Candi Brahu memiliki kaki candi yang dibangun dalam dua susunan.

Kaki bagian bawah setinggi sekitar 2 meter dan memiliki tangga di sisi barat yang menuju selasar selebar sekitar 1 meter yang mengelilingi tubuh candi.

Dari selasar pertama, terdapat tangga setinggi sekitar 2 meter yang menuju selasar kedua.

BACA JUGA:Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno, Begini Sejarah Candi Gedong Songo

Di atas selasar kedua inilah tubuh candi berdiri.

Di sisi barat, terdapat lubang semacam pintu pada ketinggian sekitar 2 meter dari selasar kedua.

Dahulu, mungkin ada tangga naik dari selasar kedua menuju pintu di tubuh candi.

Namun sekarang, tangga tersebut sudah tidak ada lagi, sehingga sulit bagi pengunjung untuk masuk ke dalam ruangan di tubuh candi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan