Google Advertisement Below

Eulogy Lia

Eulogy Lia --Tomy/Pagaralampos

"Saat itu James naik bus kota di Jalarta. Penuh. Padat. Pengab. Sesampai di Mampang Prapatan ia melihat ada tabrakan mobil. Lalu ia lihat banyak anak muda yang menonton tanpa berbuat apa-apa. Astaga, kata James. Begitu tidak peduli anak-anak muda itu. Lalu jadilah lagu.

Beberapa bulan kemudian seorang produser datang ke James: apakah punya lagu baru yang bisa dirilis. James menyodorkan Astaga. Lalu James bertanya siapa yang akan menyanyikannya. Terpilihlah Ruth Sahanaya".

Tepat sekali Nara yang dipilih menyampaikan eulogy. Istri Nara sendiri, Maya, lebih dulu diketahui terkena kanker. James sedih mendengar Maya harus menjalani kemoterapi. James-pun ingin masak soto untuk Maya: agar selera makan Maya bisa bangkit lagi.

Tak lama kemudian Nara mendengar James juga terkena kanker paru. Lebih fatal. Dokter mengatakan usia James tinggal tiga atau empat bulan. Awalnya James tidak mau menjalani kemo. Pasrah. Ia juga masih bisa tertawa. Tapi Nara dan Maya terus meyakinkan James agar bersedia menjalani kemo. Akhirnya James mau.

BACA JUGA:Vario 125 Street 2026: Skutik Urban Hadir Dengan Varian Terbaru 2026!

Saya mengikuti upacara pemakaman kemarin secara live streaming. Ada perubahan di acara pembacaan doa: yang mewakili sahabat Islam bukan Ustad Jaya, tapi Ustad Mohamad Thoha. Beberapa kali lagu Lilin Lilin Kecil ciptaan James dinyanyikan di acara itu.

Yang paling ditunggu adalah eulogy dari sang istri: Lia Sundah.

Saya putuskan untuk memuat lengkap eulogy itu. Lia membuatnya dalam bahasa Inggris. Saya pun minta tolong Google untuk menerjemahkannya. Inilah eulogy Lia selengkapnya:

Jadi tadi malam, ketika ibu Amerika saya, Linda Rose, tiba dari Nashville dan kami sedang dalam perjalanan untuk makan malam bersama Om Robert dari Vancouver, Maya dari Indiana, dan dua teman dari Ekuador, berkomentar, "Lia, cairan power steering-mu rendah".

Saya tersadar bahwa sejak 7 Mei 2026, hari suami saya dipanggil untuk bersama Tuhan,

Erick dan saya harus belajar untuk menyelesaikan masalah sendiri.

BACA JUGA:Jangan Salah Pilih Yamaha All New X-Ride 125 Tampil Lebih Agresif dengan Fitur Canggih 2026!

Terima kasih telah berkumpul di sini untuk merayakan kehidupan suami saya, James Freddy Sundah, atau sering saya sebut ''kucing kesayangan saya'' atau Papa. Kehadiran Anda di sini mencerminkan cinta untuk James, dan untuk itu, saya dan putra saya berterima kasih kepada Anda. Saya tahu James akan menghargainya.

Anda akan melihat banyak dari kami tidak mengenakan pakaian hitam atau putih. Sebaliknya, Anda melihat banyak warna merah, ungu, oranye, dan biru—warna favorit James. Itu karena kami ingin hari yang sangat berat ini terasa sedikit lebih ringan dan meriah.

Suami saya benci melihat saya menangis. Dan ia ingin kita semua merayakan hidupnya yang luar biasa dan penuh sukacita. Jadi saya akan mencoba yang terbaik untuk menghormatinya tanpa air mata.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google