Kelapa Gading
Kelapa Gading--Tomy/Pagaralampos
"Sejak tahun 1975, sampai tahun 2015, selama 40 tahun, Summarecon hanya punya tiga proyek. Kelapa Gading, Bekasi, Serpong," ujar Adhi yang alumnus SMAN 1 Solo dan Universitas Diponegoro, Semarang.
"Hanya dalam 10 tahun terakhir bertambah enam proyek. Bandung, Bogor, Bali, Karawang, Makassar, dan Crown Gading," ujar Adhi.
Rupanya Kelapa Gading, Bekasi, dan Serpong adalah fondasi yang kuat bagi perkembangan cepat selanjutnya. Berarti Summarecon cukup sabar: perkokoh dulu tiga fondasi itu.
Biar benar-benar kuat. Sampai tunggu selama 40 tahun. Agar bisa dipakai lompatan tinggi oleh generasi kedua.
Discovery terdiri dari 12 ruang pajang. Belum termasuk toko suvenir. Salah satu ruangan penting bagi saya adalah: dipajangnya prestasi-prestasi Summareconers di situ.
BACA JUGA: Gila! Chery Arrizo X Pamer Teknologi AI dan Mesin 2.0T Turbo, Ini Spesifikasi Lengkapnya!
Prestasi itu terkait dengan peningkatan kualitas hunian. Semuanya berupa teknologi terapan. Tepat guna. Sekaligus solusi bagi masalah yang dihadapi sehari-hari di lapangan.
Misalnya: alat pengecek apakah lantai rumah di Summarecon dipasang dengan benar atau tidak. Summareconers menemukan alat seperti mainan anak-anak masa lalu: tongkat beroda.
Roda itu menggerakkan alat pemukul berupa bola golf. Di mainan anak-anak yang dipukul adalah gendang mini di atas roda. Di Summarecon, pemukul itu memukul keramik di lantai.
Maka petugas cukup mendorong tongkat beroda itu keliling lantai rumah baru. Pukulan yang digerakkan roda itu menimbulkan suara. Dari suara keramik bisa diketahui apakah di bawahnya ada rongga. Rongga itu akan menyebabkan keramik pecah di masa depan.
BACA JUGA: Gila! Chery Arrizo X Pamer Teknologi AI dan Mesin 2.0T Turbo, Ini Spesifikasi Lengkapnya!
"Kami mendapat 15 hak paten," ujar Adhi. Sertifikat patennya juga dipajang di situ.
Di Summarecon rupanya bekerja pun harus sambil berpikir. Itu pula yang pernah saya sampaikan waktu berkunjung ke proyek jalan tol tersulit di Indonesia: Semarang-Sayung –arah Demak.
Melihat tingkat kesulitannya rasanya lima doktor bisa lahir dari proyek itu. Juga beberapa hak paten.