Google Advertisement Below

Temukan Potensi Kulit Kopi Robusta

KULIT ROBUSTA: Muhammad Eriansyah Al Hakim, berhasil mengungkap potensi tersembunyi kulit kopi robusta sebagai sumber antioksidan alami. --ist

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kabar membanggakan datang dari Kota Pagar Alam.

Seorang putra daerah, Muhammad Eriansyah Al Hakim, berhasil mengungkap potensi tersembunyi kulit kopi robusta sebagai sumber antioksidan alami sekaligus berpotensi sebagai antidiabetes.

Saat ini, Eriansyah tengah menempuh pendidikan ‘Master of Food Innovation, Nutrition and Health’ di Asian Institute of Technology, dengan dukungan beasiswa penuh dari Pemerintah Kerajaan Thailand.

Penelitiannya dilakukan melalui kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional serta dibimbing oleh akademisi internasional, di antaranya Prof. Anil Kumar Anal, Dr. Sandi Darniadi, dan Dr. Anish Ghimire.

BACA JUGA:Pastikan Kebutuhan Air Petani Terpenuhi

Riset tersebut berfokus pada pemanfaatan kulit kopi robusta atau cascara, yang selama ini kerap dianggap limbah hasil pengolahan kopi.

Padahal, Pagar Alam sebagai salah satu sentra kopi unggulan di Indonesia memiliki potensi besar dari komoditas ini, tidak hanya dari bijinya tetapi juga dari hasil sampingannya.

Dalam penelitiannya, Eriansyah menggunakan teknologi Microwave-Assisted Extraction (MAE) dengan pelarut air yang ramah lingkungan.

Metode ini dinilai lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan dalam mengekstraksi senyawa aktif dibandingkan metode konvensional.

BACA JUGA:Seluruh Korban Terima Jaminan Jasa Raharja

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kopi robusta mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan alami.

Selain itu, uji laboratorium membuktikan adanya kemampuan ekstrak tersebut dalam menghambat enzim α-glukosidase dan α-amilase, yang berperan dalam proses pemecahan karbohidrat menjadi gula dalam tubuh.

Temuan ini membuka peluang pemanfaatan kulit kopi sebagai bahan pangan fungsional atau nutraseutikal untuk membantu mengendalikan kadar gula darah.

Analisis lanjutan menggunakan teknologi LC-HRMS dari BRIN juga berhasil mengidentifikasi senyawa bioaktif penting, termasuk turunan asam klorogenat yang dikenal bermanfaat bagi kesehatan metabolik.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google