Berbakti Pada Ibu
Berbakti Pada Ibu oleh Ust. Muliadi Mangku Anom--ilustrasi_net
Berbakti Pada Ibu
Oleh : Ust. Muliadi Mangku Anom
KORANPAGARALAMPOS.COM - Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Puji syukur kita ucapkan kepada Allah SWT karena kita semua disini masih diberikan kesempatan untuk bertemu berkumpul bersama dalam acara ini.
Alhamdulillah kita ucapkan karena kita semua masih diberikan nikmat badan yang sehat, sehingga kita semua bisa bersilaturahmi.
BACA JUGA:Jalan Makmur
Teman-teman dan hadirin yang dirahmati Allah SWT, pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan ceramah singkat mengenai seseorang yang selalu kita sayangi kehadirannya di dalam hidup kita, yakni ibu.
Ibu sudah sangat berperan dan berjasa besar dalam kehidupan kita, bahkan sejak kita masih di dalam kandungan.
Ibu sudah mengandung selama sembilan bulan lamanya dan harus bersusah payah melahirkan kita dengan rasa sakit yang sangat luar biasa.
Saat kita lahir, ibu yang masih kesakitan tanpa mengenal pamrih memberikan seluruh kasih sayang dan juga perhatiannya kepada kita, yakni anaknya tersayang.
BACA JUGA:443 Jemaah Haji Kloter 1 Bertolak ke Tanah Suci
Oleh sebab itu, munculah sebuah pepatah, kasih ibu sepanjang masa dan pastinya pepatah itu benar adanya. Ya bukan?
Dari perjuangan ibu sejak kita masih di dalam kandungan dan setelah kita lahir, ibu selalu ikhlas memberikan kasih sayang tanpa berharap kita bisa mengembalikan apapun.
Selain tidak mengharapkan apapun, surga yang kita harap di dunia ini juga ada di bawah telapak kaki ibu. Pastinya hal tersebut tidak bisa kita maknai secara harfiah.