Jalan Makmur

Jalan Makmur--Tomy/Pagaralampos

Jalan Makmur

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM - Kalau saja kemakmuran bisa menular, maka yang punya potensi makmur berikutnya adalah: Iran dan Suriah.

Katakanlah dalam 25 tahun ke depan. Di belakang itu bisa menyusul: Irak, Jordania, Mesir dan Lebanon. Berarti, itu 50 tahun kemudian. Maka dalam 50 tahun wilayah Arab bagian timur menjadi wilayah yang maju. Sampai Parsi.

Di utara itu ada Turkiye yang sudah lebih dulu makmur.

BACA JUGA:Honda CB400 Super Four 2026: Legenda Naked Bike Kembali! Masih Layak Dibeli di Era Motor Modern!

Setelah itu praktis semua negara bekas kejayaan Turki Usmani bisa kembali ke era jaya.

Itu kalau perang Israel-Iran benar-benar selesai. Dan tidak kambuh lagi. Juga bila tidak ada lagi sanksi Barat atas Iran dan Suriah.

Di belahan Timur, kemajuan Tiongkok menular sampai Vietnam. Di belakang itu bisa menyusul Malaysia dan Kamboja. Entah apakah bisa menular terus sampai ke Tenggara: Indonesia dan Filipina.

Di belahan Selatan terlihat sudah India juga menuju kemakmuran. Yang lebih dulu tertular India kelihatannya Bangladesh. Sedang Pakistan, Afghanistan, Uzbekistan kelihatannya perlu waktu lebih lama. Pun Laos dan Burma.

BACA JUGA:Review Oppo Find X9 Ultra 2026: Kamera Super Canggih atau Sekadar Gimmick Ini Fakta Lengkapnya!

Anda sudah tahu: Jepang dan Korea sudah jauh lebih dulu makmur di belahan Timur. Sedang Arab Saudi dan negara-negara Teluk juga sudah lebih dulu makmur di belahan Barat Asia.

Dengan demikian di kawasan Asia tinggal 12 negara yang miskin: Laos, Korut, Burma, Filipina, Nepal, Pakistan, Yaman, Afghanistan dan empat negara di kanan-kiri Afghanistan.

Dengan adanya 20 negara maju di Asia rasanya mereka sudah bisa menjadi mayoritas: 20 negara itu mengepung 12 negara miskin. Kebalikan dari sekarang: negara miskin mengepung negara kaya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan