Jalan Baru
Jalan Baru --Tomy/Pagaralampos
Hegseth jengkel dengan pemberitaan itu dengan alasan yang Anda sudah tahu: ia sudah beberapa kali menegaskan seluruh armada angkatan laut Iran musnah, industri senjatanya sudah punah, persediaan senjata Iran sudah habis, dan sistem komando Iran sudah tidak berfungsi.
BACA JUGA:Kenapa Honda Civic Ferio Jadi Incaran Anak Muda Lagi? Ternyata Ini Alasannya
TWSJ sendiri mewawancarai intelijen itu karena tergelitik oleh kenyataan Iran masih mampu menembak jatuh pesawat tempur Amerika. Juga masih bisa meluncurkan rudal jarak jauh dan menerbangkan banyak sekali drone.
Padahal semua itu terjadi justru setelah Hegseth menyatakan Iran sudah tidak punya kemampuan militer.
Lalu apa yang dilakukan Indonesia di masa jeda gencatan senjata itu?
Presiden Prabowo diberitakan akan kembali terbang ke luar negeri. Kali ini ke Rusia.
BACA JUGA:Harga Terbaru April 2026 Redmi Note 15 SE Terungkap, Spek Gahar Harga Tetap Ramah Kantong!
Di dalam negeri politisi dari Partai Nasdem banyak yang melakukan perang gerilya. Sebagian sudah melakukan operasi penyusupan ke Partai Gajah PSI. Sebagian lagi ke partai penguasa: Gerindra.
Sebagian lagi masih bisik-bisik.
Perang gerilya seperti itu sampai pula ke daerah-daerah.
Ketua-ketua Gerindra di daerah sering menerima telepon dari politisi Nasdem di tingkat lokal: mereka menyatakan sudah siap untuk bedol desa.
Perundingan damai di Islamabad menemui jalan buntu. Di dalam negeri politisi Nasdem mencari dan menemukan jalan baru.