Rencana Pindah

Rencana Pindah--Tomy/Pagaralampos

Rencana Pindah

Oleh: Dahlan Iskan

KORANPAGARALAMPOS.COM

Kian simpang siur. Pun setelah seluruh dunia ikut menderita masih juga belum jelas: akan di bawa ke mana perang lawan Iran itu.

Tidak ada ucapan satu tokoh pun di Amerika Serikat yang bisa dipegang. 

Yang paling "kejam" adalah ucapan seorang menteri yang Anda sudah duga siapa namanya: Pete Hegseth. Ia menteri pertahanan.

BACA JUGA:Resmi Berlaku! Daftar Lengkap Tarif Listrik PLN Per kWh April 2026 untuk Golongan Bisnis dan Industri

Presiden Donald Trump pernah mengubah sebutan menteri pertahanan itu dengan ''menteri perang''. Secretary of War.

Mungkin itu setelah Trump melihat watak orang yang akan ia angkat sebagai menteri waktu itu: selalu ingin perang. 

Itu bukan hanya bisa disimak dari ucapan-ucapannya, tapi juga dari tato yang banyak terlihat di lengan dan dadanya.

Hegseth ingin serangan ke Iran justru ditingkatkan. Ia menilai Iran sudah sangat lemah. "Mereka sekarang sudah lari ke lorong-lorong bawah tanah. Kita bisa temukan semua tempat persembunyian itu.

BACA JUGA:Mau Lulus Langsung Diterima Kerja? Ini Universitas yang Paling Direkomendasikan

Mereka akan terjebak di dalamnya. Tanpa makanan. Tanpa minuman. Bahkan tanpa oksigen," katanya dua hari lalu. 

Menurut Hegseth, salah satu terowongan itu sudah ditemukan. Sudah dibom. Lorong bawah tanah itu sudah tertutup ujung-ujungnya. Tentara yang ada di dalamnya terkubur tanpa oksigen.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan