PnD Donat Labu, Kuliner Unik Berbahan Labu Kuning
MENU: PnD Donat Labu dan Cake Labu, sajian unik dan sehat favorit buat berbuka puasa.--ist
KORANPAGARALAMPOS.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat kini memiliki pilihan kuliner unik dan menyehatkan di Pagar Alam.
Sajian tersebut adalah PnD Donat Labu dan Cake Labu yang menghadirkan donat dan cake berbahan dasar labu kuning atau perenggi.
Usaha kuliner ini berlokasi di kawasan Perumnas Talang Sawah dan menawarkan menu yang berbeda dari donat pada umumnya.
Dengan konsep olahan berbahan dasar labu kuning, produk yang dihasilkan tidak hanya lezat tetapi juga lebih sehat dan cocok dinikmati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
BACA JUGA:Siswi SDN 1 Pagar Alam Raih Juara III Lomba Cerdas Cermat Tingkat Kota
Menariknya, usaha ini sebenarnya bukan pemain baru di dunia kuliner. Cikal bakalnya berasal dari usaha donat bernama Syaza Donat yang telah berdiri sejak 2017.
Setelah sempat vakum beberapa waktu, usaha tersebut bangkit kembali pada tahun 2025 dengan nama dan konsep baru menjadi PnD Donat Labu dan Cake Labu.
Kebangkitan usaha ini juga dibarengi dengan berbagai pembaruan, mulai dari penggunaan bahan premium hingga komitmen untuk tidak menggunakan bahan pengawet. Hal ini membuat kualitas produk tetap terjaga sekaligus lebih aman dikonsumsi.
Pengelola usaha, Anisa, menjelaskan bahwa ciri khas utama produk mereka adalah penggunaan labu kuning sebagai bahan utama. Berkat bahan tersebut, donat yang dihasilkan memiliki tekstur yang empuk, moist, dan “gemoy” atau lembut saat digigit.
BACA JUGA:BPBD Dan Polsek Bergerak Cepat
“Untuk satu box berisi enam donat, harganya Rp30 ribu. Varian rasanya juga cukup beragam, seperti cokelat meses, kacang, abon ayam, taro, stroberi, tiramisu, choco crunchy hingga cream brule,” jelas Anisa.
Tak hanya donat, PnD Donat Labu dan Cake Labu juga menawarkan cake labu kuning keju yang menjadi salah satu menu favorit pelanggan. Dengan harga Rp25 ribu per box, cake ini cukup diminati dan penjualannya bisa mencapai sekitar 10 box dalam seminggu, tergantung jumlah pesanan.
Untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk, usaha ini menerapkan sistem made by order. Artinya, donat dan cake baru akan dibuat setelah ada pesanan sehingga pelanggan selalu mendapatkan produk yang masih fresh.
BACA JUGA: SE Menteri jadi Berkah Kepala Daerah