Kelas Delcy

Kelas Delcy--Tomy/Pagaralampos

Ia dimasukkan penjara sampai meninggalnya. Padahal justru Sjahrir-lah yang meyakinkan para pemuda kala itu agar Bung Karno saja yang jadi presiden –meskipun para pemuda sendiri–  lebih ingin Sjahrir yang jadi presiden.

BACA JUGA:Yuk Simak! 4 Tips Memilih Motor Cross untuk Offroad Ekstrem

Trump berkeyakinan tidak semua ayatollah satu garis. Apalagi sudah terlalu lama Iran ''menderita'' akibat blokade Barat yang amat ketat. Kata ''menderita'' itu tentu saja tidak tepat. Di Iran saya lihat tidak ada orang yang sangat miskin --meski tidak ada juga yang sangat kaya. 

Di jalan-jalan raya tidak terlihat mobil jelek, reyot, dan mobil tua. Tapi juga tidak terlihat mobil mewah. Saya tidak melihat ada Mercy atau kelas BMW di jalan-jalan umum. Mobilnya didominasi mobil kelas menengah. 

Pun rumah-rumah tangga. Semua rumah di Iran dapat aliran gas yang murah. Gas dari sentral distribusi. Pakai jaringan pipa. Tidak ada gas melon 3 kg yang wira-wiri tanpa henti.

Tapi Iran juga tidak bisa menjadi negara makmur yang maju –akibat blokade. Padahal Iran punya potensi bisa makmur semakmur-makmurnya dan maju semaju-majunya.

BACA JUGA:Vibes Eropa di Jawa Tengah! Ini 5 Hidden Gem di Kebumen yang Bikin Kamu Merasa Sedang Liburan di Luar Negeri

SDM mereka unggul. Sumber gas mereka termasuk terbesar di dunia. Iran bisa menjadi negara Islam yang jaya.

Kini kembali ke Iran sendiri: mau pilih jalan yang mana. Atau jangan-jangan Iran masih menyimpan senjata yang mematikan –meski rasanya mustahil tidak terdeteksi oleh intelijen Amerika.

Pun kalau Amerika sudah lebih realistis belum tentu Israel bersetuju dengan pilihan Amerika itu. Israel lebih ingin Iran hancur sehancur-hancurnya.

Tapi Amerika tidak mungkin meneruskan perang kalau Iran sudah dalam keadaan sangat lemah dalam persenjataan. Memaksakan perubahan ideologi tidak mudah. Apalagi tidak mungkin melakukan perang darat --untuk menguasai Iran.

BACA JUGA:Wuling Air EV 2026 Resmi Hadir dengan Desain Baru dan Jarak Tempuh Lebih Jauh Ditahun 2026!

Kelihatannya Trump juga sudah merasa sulit mengandalkan suku Kurdi untuk memulai perang teritorial. Terlalu kecil kekuatan mereka untuk bertempur secara darat --bila pun dapat dukungan senjata dari Amerika.

Iran bukan Venezuela. Delcy memang bisa jadi boneka di Venezuela tapi orang Parsibukanlah bangsa boneka.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan